Usai Dibantai City, Sarri tak Mau Salami Pep Guardiola

Selasa, 12 Februari 2019 - 08:25:18 WIB Cetak

Maurizio Sarri

PEKANBARU (CELOTEHRIAU.COM) - Usai dilumat Manchester City, Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri langsung bergegas meninggalkan lapangan. Bahkan, tidak seperti biasanya, Sarri tak terlihat menyalami pelatih City, Pep Guardiola.

City melumat Chelsea 6-0 di Etihad Stadium, Minggu (10/2/2019). Itu kekalahan terbesar Si Biru di era Premier League.

Usai pertandingan, terekam momen Sarri langsung menyelonong masuk ke lorong stadion. Ia mengabaikan Guardiola, manajer City, yang hendak mengajaknya bersalaman.

Guardiola akhirnya cuma bersalaman dengan asisten Sarri, Gianfranco Zola. Sarri akhirnya angkat suara soal insidennya mengabaikan jabat tangan Guardiola.

"Saya tidak melihatnya saat itu, tapi tentu saja seperti biasanya saya akan menyapanya kemudian, jelas Sarri seperti dilansir Manchester Evening News.

"Kebetulan saya ingin ke ruang ganti dan tidak melihatnya. Saya tidak ada masalah kok dengan Pep," jelasnya.

Kekalahan dari City membuat Chelsea melorot ke peringkat enam di klasemen Liga Inggris. Masa depan Sarri pun mulai diperbincangkan.

Posisi Maurizio Sarri sebagai manajer Chelsea dikabarkan kini mulai tak aman. Namun, Chelsea disarankan agar tidak memecat Sarri dulu.

Sarri disebut-sebut dalam ancaman pemecatan usai Chelsea dihancurkan Manchester City 0-6 di Stadion Etihad, Minggu (10/2/2018). Kekalahan ini memperpanjang hasil buruk Chelsea di laga tandang setelah sebelumnya menyerah 0-4 dari Bournemouth, tim di bawah level mereka.

Kondisi Chelsea saat ini disebut terjadi karena pola menyerang yang diterapkan Sarri mulai terbaca oleh lawan-lawan mereka. Padahal di awal musim ini, Sarriball (taktik Sarri) sempat disanjung-sanjung karena mampu mengantarkan The Blues ke puncak klasemen.

Taktik itu sebenarnya juga sesuai dengan keinginan pemilik Chelsea, Roman Abramovich, yang ingin Eden Hazard tampil menyerang. Mengingat dua musim terakhir The Blues tampil pragmatis di bawah komando Antonio Conte.

Untuk alasan ini lah eks pemain yang kini menjadi pandit, Gary Neville, membela Sarri. Menurut dia, pelatih asal Italia ini layak dipertahankan The Blues jika mereka ingin tetap tampil menyerang.

"Jika mereka benar-benar menginginkan cara bermain seperti ini dalam jangka panjang, mereka harus mempertahankan Sarri dan melalui masa-masa sulit ini untuk melakukan perubahan," tutur Gary Neville kepada Sky Sports.

"Ini belum pernah mereka lakukan sebelumnya, tetapi mereka telah berniat melakukan perubahan gaya main."

"Jika mereka berniat untuk mengubah gaya main itu, mereka harus mempertahankan manajer dan tidak kembali ke sesuatu yang terjadi sebelumnya."

"Anda berbicara tentang Roman Abramovich yang dimotivasi oleh gaya permainan Pep Guardiola, yaitu 75 hingga 80 persen penguasaan bola. Chelsea tidak pernah seperti itu, " ujar menambahkan

Chelsea asuhan Sarri kini bertengger di peringkat ke-6 dengan 50 poin. Mereka tertinggal satu angka dari Manchester United di urutan keempat dan 15 angka dari Manchester City di puncak klasemen.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+