Cegah Penumpukan Sampah, DLHK Pekanbaru Timbun TPS Liar di Sejumlah Titik

Senin, 28 Agustus 2023 | 10:21:00 WIB

PEKANBARU - Sebagai upaya untuk mencegah penumpukan sampah di sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah ilegal, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melakukan penimbunan TPS sampah liar atau ilegal di sejumlah titik. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi, Ahad (27/8/2023). Ia mengatakan sejumlah TPS yang ditimbun diantaranya adalah di TPS Jalan Teropong, Jalan Rajawali hingga Jalan Siak II.

"Kita melakukan penimbunan TPS liar (ilegal). Kebanyakan itu memang di tepi jalan (TPS liar)," ujar Hendra, Minggu (27/8/2023).

Ia mengatakan upaya ini dilakukan untuk mencegah tumpukan sampah di TPS liar. Mereka menimbun TPS liar agar masyarakat enggan membuang sampah di tempat timbunan.

"Harapannya sesudah ditimbun masyarakat tak mau lagi membuang sampah di situ. Ini salah satu upaya kita agar Pekanbaru bebas dari sampah," harapnya.

"Kita juga rutin melakukan pengawasan di lokasi titik rawan sampah. Kita ada dibantu tim dari Satpol PP juga," imbuhnya.

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melalui operator juga telah menambah ritase pengangkutan sampah di zona 1 dan zona 2 untuk mengatasi penumpukan sampah yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra Afriadi mengatakan penambahan armada ini sudah dimulai hari ini Rabu (23/8/2023). 

Ia mengatakan pihaknya telah meminta pada pihak operator baik zona 1 atau 2, untuk memaksimalkan armadanya dalam melakukan pengangkutan khusus di titik-titik rawan dengan penumpukan sampah yang dilakukan oleh masyarakat ataupun mandiri secara berulang.

"Sekarang zona satu sudah menambah ritase menjadi 50 ritase ya. 25 truk armada di pagi hari itu untuk ritase pertama dan 25 armada di ritase kedua, total 50. Di zona dua juga sama. Mulai hari ini ya," ujar Hendra, Rabu (23/8/2023).

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi perhari. Mendala apa saja yang terjadi di lapangan akan dilakukan evaluasi 

"Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Pj Walikota yang selalu memberikan arahan kepada kami. Juga rekanan OPD lain yang sudah berpartisipasi, juga memberikan dukungan, khususnya OPD yang memang sarana prasarana angkutannya membantu kami untuk bisa dipinjamkan sampai persoalan penumpukan ini bisa diselesaikan dengan baik," Cakapnya.

Disampaikan Hendra, selain itu, DLHK Pekanbaru juga menurunkan 16 unit mobil pengangkut sampah untuk membantu zona 1 dan zona 2. 

"Bantuan dari DLHK itu ada 16 unit, itu kita backup untuk membantu. Jadi jangan disalah artikan ada armada dinas beroperasi di zona 1 atau 2, untuk armada dinas DLHK boleh dalam keadaan insidentil," pungkasnya.


 

Terkini