INHU, celotehriau.com - Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto, didampingi istri secara resmi menyambut kepulangan kafilah Kabupaten Indragiri Hulu usai mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, bertempat di Pendopo Depan Kediaman Bupati Inhu Kecamatan Rengat, Sabtu (4/7/2026).
Penyambutan ini berlangsung hangat setelah rombongan kembali dari lokasi pelaksanaan di Kabupaten Kuantan Singingi dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Forkopimda Inhu, Kepala BUMD, Perwakilan Bank Riau Kepri serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya para peserta dengan selamat dan membawa hasil yang membanggakan.
Ia menegaskan makna mendasar dari pelaksanaan MTQ. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang untuk memperebutkan peringkat di tingkat Provinsi Riau, melainkan sarana agar nilai-nilai Al-Qur'an benar-benar dicintai dan diamalkan oleh seluruh masyarakat.
"Melalui LPTQ, kita berharap akan lahir semangat kecintaan terhadap Al-Qur'an yang tumbuh dari desa, bahkan sampai ke pelosok desa secara swadaya," ujarnya.
Oleh karena itu, Ade Agus Hartanto mengajak seluruh pihak untuk secara bersama-sama melaksanakan pembinaan yang berkelanjutan terhadap kafilah-kafilah kita.
"Beriring ucapan syukur Alhamdulillah, pada siang hari ini, kita secara bersama menyambut kepulangan para duta tilawah, kafilah kebanggaan Kabupaten Indragiri Hulu yang telah kembali usai mengemban amanah pada ajang MTQ Ke-44 Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi," ujar Bupati.
Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Inhu, Bupati mengucapkan selamat dan terima kasih setulus-tulusnya atas prestasi serta kehormatan yang telah diukir bagi daerah. Penghargaan setinggi-tingginya juga disampaikan kepada para pelatih, pembina, official, dewan hakim pendamping, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Indragiri Hulu, serta seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan.
Bupati menegaskan capaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama, doa bersama, dan ikhtiar yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, yang terbukti dari perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Rasa syukur semakin mendalam sejak mendengar kabar bahwa 20 peserta kafilah Inhu berhasil melangkah ke babak final, sebuah bukti nyata bahwa proses pembinaan yang dijalankan mulai membuahkan hasil.
"Terus terang, tahun ini kita belum berhasil menjadi juara umum. Namun kita patut bersyukur karena kita mampu menembus peringkat empat besar, sejalan dengan target yang telah kita tetapkan. Jika merujuk dari tahun sebelumnya, maka capaian hari ini tentu menjadi sebuah lompatan besar yang sangat kita syukuri," jelasnya.
"Nama kalian akan tercatat dan dicatat sebagai sejarah dalam mengharumkan nama baik Kabupaten Indragiri Hulu yang kita cintai ini," tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Inhu meminta untuk pendataan dan potensi yang dimiliki peserta dapat dikembangkan lagi agar dapat mengikuti MTQ ke 45 tingkat Provinsi Riau yang akan diselenggarakan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2027 mendatang.
Kepada seluruh kafilah dan tim yang hadir, Bupati mengingatkan bahwa prestasi besar tidak dibangun dalam satu malam, melainkan melalui kesabaran, latihan yang konsisten, evaluasi, dan semangat terus memperbaiki diri. Ia pun berpesan agar tidak pernah patah semangat.
"Janganlah pernah patah semangat. Mari jadikan hasil tahun ini sebagai motivasi untuk terus berlatih lebih keras, memperkuat kekompakan dan terus menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur'an. Saya percaya, selama kita menjaga semangat itu, Insyaallah prestasi Kabupaten Indragiri Hulu pada ajang MTQ ke depan akan terus meningkat dari tahun ke tahun," harapnya.
Di akhir sambutan, Bupati kembali mengucapkan terima kasih atas nama baik yang telah dibawa kafilah, serta berdoa semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala niat, ikhtiar, dan upaya seluruh pihak demi membawa Kabupaten Inhu menuju perubahan yang lebih maju.
