PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini tengah fokus melakukan penghapusan aset gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terbakar pada tanggal 5 Maret 2023 lalu.
"Kita akan melakukan penghapusan aset gedung terlebih dahulu," ujar Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, Kamis (13/7/2023).
Ia mengatakan setelah nantinya dilakukan penghapusan aset, baru akan dilakukan perobohan gedung.
"Kita proses administrasinya, kita hapus asetnya, kemudian baru kita robohkan dan nanti akan kita diskusikan apa yang mau dibangun. Insya Allah 2024 sudah jalan (pembangunan)," Cakapnya.
Untuk nantinya akan dijadikan apa bekas gedung tersebut, Muflihun mengatakan pihaknya masih akan melakukan diskusi publik terlebih dahulu. Dirinya mengaku saat ini pihaknya memang ada dua opsi pemikiran, namun itu masih belum pasti dan masih akan di uji publik terlebih dahulu.
"Untuk MPP kita punya dua opsi pemikiran. Tapi ini jangan salah ditangkap oleh masyarakat, pada hari ini kita belum memutuskan akan membangun apa. Karena ada dua opsi pemikiran yang kita punya, yang pertama kita ingin itu jadi alun-alun dan opsi kedua itu tetap dibangun MPP," Cakapnya.
Ia mengatakan jika nantinya opsi pertama yang dipilih yaitu alun-alun, maka untuk kantornya akan dipindah ke samping, ke dekat gedung C.
"Tapi kami nanti masih perlu diskusi publik kita akan undang akademisi, Tokoj masyarakat, tokoh pemuda, DPRD dan juga Forkopimda. Kita mau uji publik dulu mana yang pantas dan layak kita bangun di bekas MPP itu," pungkasnya.
