Ribuan Lampu Colok Hiasi Malam ke-27 Ramadan di Pekanbaru

Ribuan Lampu Colok Hiasi Malam ke-27 Ramadan di Pekanbaru

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar festival lampu colok di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (6/4/2024) malam. Ada sekitar enam ribu lampu colok yang menyala indah menerangi Kota Pekanbaru pada malam ke-27 Ramadan 1445 H/2024 M.

Rangkaian lampu colok yang berbentuk bangunan masjid itu dalam rangka memeriahkan malam bulan Suci Ramadan. Lampu colok digelar juga bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Pekanbaru yang kental dengan budaya melayunya.

Kegiatan lampu colok itu ditandai dengan dinyalakannya lampu colok Pemko Pekanbaru oleh Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Muflihun, sekira pukul 12.48 WIB. Suasana di Halaman MPP pun terlihat semarak dengan iringan ledakan petasan warna warni.

Dalam festival lampu colok itu, Penjabat Walikota Pekanbaru turut didampingi oleh Sekretaris Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution dan beberapa kepala OPD lainnya.

Penjabat Walikota Pekanbaru Muflihun, mengaku senang dan bangga karena tradisi festival lampu colok masih bisa terus dilaksanakan dan dilestarikan. Menurutnya, dengan mengadakan kegiatan ini dapat menjaga budaya Melayu yang sudah dilakukan para orang zaman dulu.

"Memberikan apresiasi lampu colok ini berfungsi untuk penerang jalan menuju masjid masa dulu. Kita minta pemko buat sendiri dan kita lombakan di setiap kecamatan. Kita beri apresiasi yang sesuai. Kita meriahkan bulan Ramadan, siapa lagi kalau bukan kita. Budaya tradisional harus kita jaga dan besarkan," ujar Uun, sapaan akrabnya.

Dengan dilaksanakannya oleh Pemko Pekanbaru, Ia berharap masyarakat Kota Bertuah turut melestarikan budaya lampu colok tersebut. Setidaknya kata Uun, lampu colok dilaksanakan di lingkungan perumahan masing-masing.

Ia menyebut, festival lampu colok digelar setiap malam terakhir Ramadan. "Hari ini Pekanbaru support kita semua. Salah langkah mari saling memaafkan. Jaga terus silaturahmi, warga Pekanbaru kita harus bersatu," katanya.

Berita Lainnya

Index