PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah membuka seleksi untuk empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seleksi dibuka untuk mengisi kekosongan di empat kepala OPD.
Empat jabatan yang dibuka assesmen itu yakni, Kepalan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHL), Dinas Pertanahan, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Dari empat jabatan kepala OPD yang dibuka seleksi, tiga diantaranya sudah dilakukan pengumuman hasil seleksi administrasi. Ada 38 pejabat yang dinyatakan lulus seleksi administrasi pada jabatan kepala DLHK, Dinas Pertanahan dan Badan Kesbangpol Pekanbaru.
Sementara untuk seleksi administrasi jabatan kepala Dinas kesehatan Pekanbaru, masih dalam tahap perpanjangan pendaftaran. Sesuai jadwal, untuk Dinas kesehatan akan diumumkan pada 12 November mendatang.
Dari daftar peserta yang lulus seleksi administrasi di tiga OPD tersebut, sebanyak 10 orang merupakan sekretaris OPD, 5 orang camat, 12 orang kepala bidang (Kabid), 3 orang analis, 4 orang Kepala Bagian, 1 orang perancang, 1 orang pengawas, 1 orang kepala UPT, dan 1 orang inspektur pembantu.
Kabag Hukum Setdako Pekanbaru, Edi Susanto yang ikut dalam seleksi jabatan tersebut mengatakan bahwa, assesmen yang dilaksanakan ini sangat terbuka. Bahkan, Pj Walikota Pekanbaru membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Artinya, seleksi ini sangat terbuka, transparansi sangat jelas. Bahkan seleksi kali ini paling banyak pesertanya," ujar Edi, Jumat (8/11/2024).
Dirinya yang mendaftar seleksi Kepala Dinas Pertanahan menyebut, bahwa ada 18 orang yang ikut seleksi tersebut. Mereka yang ikut memiliki peluang yang sama dalam perebutan jabatan tersebut.
"Artinya ada transparansi dalam seleksi. Selain itu, Pj Walikota juga menyampaikan bahwa akan mengutamakan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru. Makanya kita ikut seleksi," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Bukit Raya Tengku Ardi Dwisasti, yang juga ikut dalam seleksi jabatan Kepala DLHK Pekanbaru mengaku bahwa dirinya yang paling muda dalam seleksi tersebut. Dirinya yang merupakan kelahiran tahun 1991 siap bersaing dengan senior-seniornya.
Menurutnya, menjadi peserta yang termuda dalam seleksi ini membuat dirinya tertantang untuk ikut seleksi tersebut. Apalagi, dirinya akan menghadapi pejabat Pemko Pekanbaru yang lebih jauh senior darinya.
Dirinya mengaku, seleksi ini merupakan yang pertama bagi dirinya. Dengan menjabat 4 tahun sebagai camat, dirinya sudah memenuhi syarat untuk ikut seleksi.
"Ini seleksi yang pertama saya ikuti, tentunya ini jadi tantangan bagi saya. Apalagi saya yang muda dari seluruh peserta. Tentu akan jadi pengalaman pertama dan bersaing dengan senior-senior lainnya," kata Ardi.
Ia menambahkan, memilih jabatan Kepala DLHK dalam seleksi ini lantaran dirinya ingin mewujudkan agar Kota Pekanbaru kembali mendapatkan Adipura.
"Meski berat untuk mendapatkan itu, kita optimis, apalagi dilakukan bersama dengan tim yang kuat, kita akan mudah untuk mencapainya," ungkapnya.
Apabila terpilih, dirinya siap untuk menata kelola persampahan dan inovasi kedepan. Dirinya ingin Kota Pekanbaru bersih dan indah.
