PEKANBARU - Petani kelapa sawit di Riau, baik yang tergabung dalam kemitraan plasma maupun swadaya, menerima kabar baik minggu ini. Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit untuk periode 13 hingga 19 November 2024 mengalami kenaikan yang signifikan.
Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, Selasa (12/11/2024). Defris menyebutkan, untuk petani mitra plasma, kenaikan harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yang mengalami kenaikan sebesar Rp 141,39 per kilogram (kg), atau sekitar 4,00% dibandingkan harga minggu sebelumnya.
Dengan demikian, harga pembelian TBS untuk kelompok umur 9 tahun menjadi Rp 3.675,66 per kg untuk periode satu minggu ke depan. Selain itu, harga cangkang sawit juga mengalami kenaikan menjadi Rp 18,64 per kg untuk periode satu bulan ke depan.
"Dengan menggunakan tabel rendemen baru hasil kajian PPKS Medan yang disepakati tim, harga TBS untuk mitra plasma mengalami kenaikan yang menggembirakan. Ini akan berlaku untuk periode 13 hingga 19 November 2024," ujar Defris.
Selain itu, Defris juga menjelaskan, harga penjualan CPO (Crude Palm Oil) pada minggu ini mengalami kenaikan sebesar Rp 577,99 per kg, dan harga kernel naik sebesar Rp 476,41 per kg. Untuk PKS yang tidak melakukan penjualan, harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, dengan harga CPO KPBN periode ini sebesar Rp 15.392,80 per kg dan harga kernel Rp 10.325,00 per kg.
Untuk mitra swadaya, harga TBS sawit juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Petani swadaya untuk kelompok umur 9 tahun akan mendapatkan kenaikan harga sebesar Rp 155,32 per kg, atau sekitar 4,46% dari harga minggu lalu.
Dengan demikian, harga pembelian TBS untuk kelompok umur 9 tahun pada periode ini menjadi Rp 3.635,20 per kg. Harga cangkang sawit untuk mitra swadaya juga naik menjadi Rp 22,50 per kg, yang berlaku untuk satu bulan ke depan.
"Proses penetapan harga untuk mitra swadaya mengikuti ketentuan yang sama, dan dengan kenaikan ini, kami berharap petani semakin terdorong untuk terus meningkatkan hasil panen mereka," tambahnya.
Berikut adalah rincian harga TBS sawit untuk kemitraan plasma dan swadaya Provinsi Riau periode 13 hingga 19 November 2024:
Harga TBS Kemitraan Plasma:
- Umur 3 Tahun: Rp 2.816,81
- Umur 4 Tahun: Rp 3.207,86
- Umur 5 Tahun: Rp 3.404,43
- Umur 6 Tahun: Rp 3.555,09
- Umur 7 Tahun: Rp 3.630,08
- Umur 8 Tahun: Rp 3.673,21
- Umur 9 Tahun: Rp 3.675,66 (naik Rp 141,39)
- Umur 10–20 Tahun: Rp 3.654,40
- Umur 21 Tahun: Rp 3.594,77
- Umur 22 Tahun: Rp 3.537,05
- Umur 23 Tahun: Rp 3.475,99
- Umur 24 Tahun: Rp 3.408,79
- Umur 25 Tahun: Rp 3.333,54
Harga TBS Kemitraan Swadaya:
- Umur 3 Tahun: Rp 2.799,07
- Umur 4 Tahun: Rp 3.131,88
- Umur 5 Tahun: Rp 3.371,28
- Umur 6 Tahun: Rp 3.504,41
- Umur 7 Tahun: Rp 3.582,48
- Umur 8 Tahun: Rp 3.627,02
- Umur 9 Tahun: Rp 3.635,20 (naik Rp 155,32)
- Umur 10–20 Tahun: Rp 3.592,61
- Umur 21 Tahun: Rp 3.527,50
- Umur 22 Tahun: Rp 3.453,77
- Umur 23 Tahun: Rp 3.369,99
- Umur 24 Tahun: Rp 3.306,79
- Umur 25 Tahun: Rp 3.254,61
