PEKANBARU - Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto menilai pidato perdana Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam sidang paripurna DPRD Riau, Senin (3/3/2025) lalu sebagai langkah awal yang menjanjikan bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, pemaparan gubernur mencerminkan semangat perubahan dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya, Gubernur Abdul Wahid menyoroti perlunya perubahan pola pikir dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
Kaderismanto mengapresiasi gagasan tersebut dan menegaskan bahwa DPRD Riau siap mendukung langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan APBD.
“Kami melihat adanya keseriusan dari gubernur untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam menggali potensi PAD yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Kaderismanto, Rabu (5/3/2025).
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya efisiensi anggaran agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak pada pembangunan. Program prioritas gubernur di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dinilai sejalan dengan visi DPRD Riau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menggali potensi sektor pajak, industri, dan pariwisata.
Politisi PDI P ini juga membandingkan kondisi keuangan Riau dengan DKI Jakarta, yang memiliki APBD sekitar Rp90 triliun dan terus mengalami peningkatan pendapatan. Ia optimistis bahwa Riau dapat meningkatkan pendapatan daerah hingga 20-30 persen jika strategi yang tepat diterapkan.
"Kami yakin dengan perencanaan dan pengelolaan yang lebih baik, Riau bisa keluar dari stagnasi APBD dan kembali memiliki daya saing tinggi dalam pembangunan," cakapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan utama masih ada, seperti besarnya belanja pegawai yang membebani keuangan daerah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang lebih efisien agar anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.
"Kami di DPRD tidak ingin hanya sekadar berwacana, tetapi bekerja nyata bersama pemerintah daerah untuk memastikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan optimal," tegasnya.
