Tragedi Lempar Sarung Maut, Begini Respon DPRD Pekanbaru

Tragedi Lempar Sarung Maut, Begini Respon DPRD Pekanbaru
ilustrasi

PEKANBARU - Reyhan Apprilian (15) remaja Pekanbaru, meninggal dunia akibat insiden tragis dari permainan lempar sarung antara kelompoknya dengan kelompok lain.

Saat ini polisi telah mengamankan empat pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. Ironisnya, keempat pelaku yang kini diamankan masih di bawah umur.

Menanggapi itu, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto sangat menyayangkan insiden yang menimpa remaja tersebut. Ia menegaskan kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak, terutama orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak di lingkungan mereka.

"Kejadian ini sangat kita sesalkan. Anak-anak yang seharusnya mengisi waktu dengan kegiatan positif selama bulan Suci Ramadan, malah terlibat dalam tindakan yang berujung fatal seperti ini," ungkap Zakri, Ahad (9/3/2025).

Dikatakannya, peran lingkungan sekitar sangat penting dalam membangun kesadaran, bahayanya kekerasan di kalangan remaja. Ia menilai pembinaan moral dan etika sejak dini sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

"Kita berharap pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat bisa bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang aman, yang lebih kondusif untuk anak-anak kita," tambahnya.

Berita Lainnya

Index