PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan ketersediaan hewan kurban untuk perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah di Provinsi Riau aman.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Agribisnis, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Heri Afrizon.
"Kebutuhan hewan kurban di Riau tidak terbatas atau aman. Data yang kami Terima, bahkan jumlah ketersediaan surplus," katanya, Senin (19/5/2025).
Hari mengatakan, pasokan hewan kurban di Riau berasal dari dua sumber utama, yaitu peternak lokal dan pasokan dari luar provinsi.
Sebab menurutnya, peternak lokal di Riau hanya mampu menyuplai pasokan hewan kurban sekitar 20 persen dari total kebutuhan. Sedangkan sisanya didatangkan dari provinsi tetangga seperti Sumatera Utara, Lampung, dan provinsi lainnya.
"Tapi kita bersyukur tidak ada kelangkaan hewan kurban tahun ini. Harganya pun cukup beragam, tergantung berat badan hewannya. Untuk hewan dengan berat 80-90 kilogram, harga berkisar antara Rp17 juta hingga Rp18 juta," jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, lanjut Heri, Pemprov Riau mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan hewan kurban menjelang hari besar umat Islam tersebut.
Selain memastikan ketersediaan hewan kurban, Pemprov Riau melalui Dinas PKH Riau juga terus mengawasi kesehatan hewan kurban agar sesuai syariat dan layak konsumsi.
"Kami juga meminta para pedagang untuk melengkapi hewan kurban mereka dengan surat keterangan kesehatan hewan. Tim dari dinas akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan di lapangan," tutupnya.
