PEKANBARU , celotehriau.com – Kondisi Jalan Lintas Sumatra KM 12,5 tepatnya di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, dikeluhkan masyarakat.
Senin (27/7/2026), ruas jalan tersebut dipenuhi lubang berukuran besar di sejumlah titik. Beberapa lubang tergenang air sehingga kedalamannya sulit diperkirakan oleh pengendara terutama saat hujan maupun pada malam hari.
Akibatnya, banyak pengendara sepeda motor hingga mobil memilih menghindari lubang dengan berpindah ke sisi kanan jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari arah berlawanan terganggu dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Seorang warga, Raja, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang semakin rusak. Menurutnya, lubang yang tertutup genangan air membuat pengendara sulit memperkirakan kedalaman jalan yang rusak
sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
"Kalau siang pengendara harus pelan-pelan, apalagi malam hari. Lubang yang tertutup air tidak kelihatan, jadi sangat berbahaya. Banyak pengendara yang menghindari lubang sampai mengambil jalur lawan. Kami khawatir sewaktu-waktu terjadi kecelakaan," ujar Raja, Senin (27/7/2206).
Selain membahayakan pengguna jalan, kerusakan jalan juga menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama saat kendaraan bertonase besar melintas.
Pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan bergantian melintas demi menghindari lubang-lubang besar yang tersebar di sepanjang ruas jalan.
Raja berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap ruas Jalan Lintas Sumatra KM 12,5 tersebut.
Menurutnya, perbaikan tidak bisa lagi ditunda mengingat jalan itu merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat.
"Kami berharap pemerintah melalui opd terkait segera memperbaiki jalan ini. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru dilakukan perbaikan," tutupnya.
