(celotehriau.com) - Emil Audero Mulyadi akan membuka babak baru dalam karier sepak bolanya setelah bergabung dengan Rayo Vallecano untuk musim 2026-2027. Kiper Timnas Indonesia itu akan meninggalkan sepak bola Italia dan mendapat kesempatan merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga.
La Liga mengonfirmasi Rayo Vallecano memperkuat sektor penjaga gawang dengan mendatangkan Emil Audero dari Como 1907. Nama kiper berusia 29 tahun tersebut tercantum dalam rangkuman transfer musim panas La Liga 2026-2027 yang dirilis pada Rabu (2/9/2026).
Sejumlah laporan dari Spanyol menyebut Emil Audero bergabung dengan Rayo Vallecano sebagai pemain pinjaman dari Como 1907 untuk musim 2026-2027. Kepindahan tersebut sekaligus menjadi pengalaman baru bagi sang kiper setelah sepanjang karier profesionalnya berkiprah di Italia.
Namun, transfer ini tidak hanya menarik perhatian karena perpindahan klub. Kehadiran Emil Audero di Rayo Vallecano juga memunculkan pertanyaan mengenai sejarah pemain Indonesia pada kompetisi elite Spanyol.
Benarkah Emil Audero Pemain Indonesia Pertama di La Liga?
Emil Audero tercatat sebagai pemain berpaspor Indonesia pertama yang bergabung dan berpeluang tampil pada kompetisi La Liga Spanyol. Sebelum Audero, tidak ada pemain berpaspor Indonesia yang pernah bermain pada kasta tertinggi La Liga.
Dengan demikian, jika ukurannya adalah pemain dengan status warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke dalam skuad resmi tim utama klub La Liga, Emil Audero menjadi yang pertama dalam sejarah.
Namun, catatan tersebut perlu dibedakan dari riwayat pemain keturunan Indonesia atau pemain Indonesia yang sebelumnya pernah berkiprah di sepak bola Spanyol, tetapi tidak tampil pada kasta tertinggi bersama tim utama.
Salah satu nama yang memiliki rekam jejak tampil di La Liga adalah Jordi Amat.
Jordi Amat pernah memperkuat tiga klub La Liga, yakni Espanyol, Rayo Vallecano, dan Real Betis. Meski demikian, ketika menjalani karier di Spanyol, ia berstatus sebagai warga negara Spanyol.
Status tersebut berbeda dengan Emil Audero yang kini tercatat sebagai pemain berpaspor Indonesia. Jordi Amat baru berstatus WNI setelah menjalani proses naturalisasi pada 2022.
Karena itu, pengalaman Jordi Amat di La Liga tidak membuatnya masuk dalam kategori pemain berpaspor Indonesia yang sebelumnya tampil pada kasta tertinggi Spanyol.
Nama lain yang pernah berkiprah di sepak bola Spanyol adalah Arthur Irawan.
Arthur Irawan pernah membela RCD Espanyol B dan Málaga B pada rentang 2011 hingga 2014. Namun, kompetisi yang diikutinya berada di Segunda División B, atau kasta ketiga dalam struktur Liga Spanyol.
Artinya, pengalaman tersebut berbeda dengan kesempatan yang kini dimiliki Emil Audero bersama Rayo Vallecano. Audero bergabung dengan klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Evan Dimas juga pernah memiliki pengalaman di Spanyol. Pada 2016, ia mengikuti program pelatihan dan membela tim RCD Espanyol B.
Namun, Evan Dimas tidak mendapatkan kontrak permanen untuk memperkuat tim utama Espanyol. Karena itu, pengalamannya tidak dapat disamakan dengan status Emil Audero yang bergabung dengan skuad klub La Liga.
Jika melihat riwayat tersebut, terdapat perbedaan penting antara Emil Audero dan nama-nama yang lebih dahulu memiliki pengalaman di sepak bola Spanyol.
Jordi Amat memang pernah bermain di La Liga bersama Espanyol, Rayo Vallecano, dan Real Betis. Namun, ketika tampil pada kompetisi tersebut, ia masih berstatus warga negara Spanyol.
Sementara itu, Arthur Irawan dan Evan Dimas sama-sama pernah memiliki pengalaman bersama tim yang berafiliasi dengan klub Spanyol. Akan tetapi, keduanya tidak tampil bersama tim utama di kasta tertinggi La Liga.
Posisi Emil Audero berbeda. Ia merupakan pemain berpaspor Indonesia yang bergabung dengan Rayo Vallecano, klub yang berkompetisi di La Liga pada musim 2026-2027. Karena itu, berdasarkan kategori pemain WNI yang masuk ke dalam skuad resmi tim utama pada kasta tertinggi La Liga, Emil Audero menjadi nama pertama.
Babak Baru Karier Emil Audero di Spanyol
Kepindahan ke Rayo Vallecano menandai perubahan besar dalam perjalanan karier Emil Audero. Setelah bertahun-tahun membangun pengalaman profesional di Italia, ia kini mendapat kesempatan untuk berkompetisi di Spanyol.
Pada musim 2026-2027, Rayo Vallecano akan kembali bersaing di La Liga. Audero pun memiliki peluang untuk mendapatkan pengalaman menghadapi persaingan baru sekaligus memperkuat pilihannya di posisi penjaga gawang.
Bagi Timnas Indonesia, perkembangan karier Audero di level klub juga menjadi perhatian. Kesempatan mendapatkan menit bermain secara reguler dapat membantu menjaga ritme pertandingan serta performanya.
Pada akhirnya, kepindahan ini bukan sekadar perpindahan dari Como 1907 ke Rayo Vallecano. Transfer tersebut juga menempatkan Emil Audero dalam catatan baru sepak bola Indonesia, yakni sebagai pemain berpaspor Indonesia pertama yang bergabung dengan skuad resmi tim utama klub La Liga dan berpeluang tampil di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
