Kualitas Udara Tidak Sehat, Ketua DPRD Pekanbaru Minta Prioritaskan Kesehatan Anak

Kualitas Udara Tidak Sehat, Ketua DPRD Pekanbaru Minta Prioritaskan Kesehatan Anak

PEKANBARU (celotehriau.com) – Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Jumat (4/9/2026) berada di angka 176 dengan kategori tidak sehat. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 91,2 µg/m³.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid mengatakan, apabila kualitas udara semakin memburuk, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Ia minta Pemerintah Kota (Pemko) terus lakukan pemantauan.

“Kalau tidak lagi memungkinkan, kita harus memprioritaskan kesehatan anak-anak kita,” kata Isa Lahamid.

Isa meminta pemerintah dan seluruh instansi terkait agar meningkatkan sinergi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi penyebab kabut asap.

“Kita berharap pemerintah terus bersinergi antar kota dan kabupaten, betul-betul mengoptimalkan upaya penanganan karhutla dan melakukan pemadaman,” katanya.

Kata Isa, dukungan maksimal dari pemerintah pusat dalam pencegahan dan penanggulangan bencana kabut asap di wilayah Riau. Ia berharap, persoalan kabut asap dapat segera ditangani agar dampaknya terhadap kesehatan masyarakat tidak semakin meluas.

“Kita berharap ini segera diselesaikan agar masyarakat tidak terkena dampak dari polusi udara yang terjadi saat ini,” jelasnya.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru sejak awal telah melakukan langkah kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla. Ia juga mengapresiasi langkah Pemko Pekanbaru yang turut mempersiapkan upaya membantu daerah kabupaten di sekitar Pekanbaru.

“Kita juga mengapresiasi Pemko yang mempersiapkan bagaimana membantu kabupaten sekitar supaya karhutla bisa segera dipadamkan dan diselesaikan,” jelasnya.

Berita Lainnya

Index