Tak Dapat Izin Pemakaian SUR, Ini Opsi yang Dilakukan  Manajemen Tiga Naga 

Tak Dapat Izin Pemakaian SUR, Ini Opsi yang Dilakukan  Manajemen Tiga Naga 
Rudi Sinaga CEO AA Tiga Naga saat diwawancarai wartawan.(celotehriau.com)

CELOTEHRIAU.COM--Ekspetasi pemilik AA Tiga Naga Rudy Antonius Natalion Sinaga untuk memakai Stadion Utama Riau menjadi home base musim ini di Liga 2 pupus.Setelah, Jumat (31/1/2020) bertemu Gubernur Riau Drs H Syamsuar di ruangan kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman, Pekanbaru.


Hal itu terlihat dari postingan pemilik Stadion Tumpal Sinaga.Bunyinya" Semoga bisa bekerjasama dengan Pemda Prov Riau di waktu yang akan datang. Tetap semangat berjuang untuk Tanah kelahiran. Berharap dukungan penuh dari seluruh element masyarakat pecinta sepakbola Riau,bersama-sama kita sanggup menempuh badai."
Demikian isi postingan akunFacebooknya.

Ya, orang nomor satu di Riau ini menyebutkan pada audensi Jumat itu, bahwa Stadion Utama Riau tidak bisa dipakai karena akan direhab oleh investor.


"Tiga Naga meminta bisa pakai Stadion Utama, ternyata beliau (Gubernur red ) bilang sudah MoU dengan pihak investor dari Singapura, sehingga tak bisa (gunakan Stadion Utama Riau)," kata CEO Tiga Naga, Rudy Sinaga  saat wawancara door stop di depan Kantor Gubernur Riau, Jumat (31/1/2020). 

Batal menggunakan Stadion Utama Riau sebagai home base membuat manajemen AA Tiga Naga  membidik Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang dan Stadion Tumpal Sinaga  sebagai opsi pertama dan Stadion Sport Center Tuban. 

Sejatinya, Gubernur Riau Drs H Syamsuar menawarkan Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai , cuma klub binaannya tak sanggup bermain disana dengan alasan kondisi lapangan kurang layak.

"Kalau Kaharuddin beliau oke. Tapi kami tak sanggup bermain di Kaharuddin, karena lapangannya betul-betul tak memenuhi standar permainan kami yang bermain dari bawah, kalau lapangan Kaharuddin itu media yang tau sampai mana bolanya. Tak bisa main lewat bawah, berat kita," sindirnya.

Namun opsi lain untuk homebase Tiga Naga, lanjut dia, sampai saat ini yang sudah serius sekali dari Tuban. Karena itu pihaknya akan matangkan lagi rencana menggunakan stadion di Tuban. 

Hanya saja, sebut Rudy, stadion Tuban menjadi opsi kedua. Sedangkan opsi pertama pihaknya ingin homebase Liga 2 bisa menggunakan lapangan Tiga Naga yang berada di jalan Kutilang, Pekanbaru.

"Kita akan coba bicara dengan PT LIB, apakah kami bisa bermain di lapangan sendiri. Biarlah tidak ada penonton, karena berat rasanya hati meninggalkan Pekanbaru. Makanya kita akan berusaha sekuat tenaga agar bagaimana kami bisa bermain di Pekanbaru. Karena kalau Stadion Utama Riau sudah final, gubernur bilang tak bisa, sebab sudah MoU dengan investor Singapura. Sehingga kalau kita mau pakai harus melalui mereka," tukasnya.

 

#sepakbola

Index

Berita Lainnya

Index