Ingatan Ilahi Tantang Aldom Sugoro Petinju DKI Jakarta 

Senin, 11 Oktober 2021 - 13:49:01 WIB Cetak

Petinju Riau Ingatan Ilahi (merah) berhasil mengatasi lawannya Yosua dari Sulsel dan berhak melaju ke final kelas 52 kg cabor Tinju PON XX .(celotehriau/yaq)

CELOTEHRIAU-- Petinju andalan Riau Ingatan Ilahi melaju ke partai final perebutan medali emas  kelas 52 kg cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021.

Setelah dipartai semifinal yang digelar di GOR Cendrawasih, Senin (11/10/2021), menang angka atas Yosua petinju muda berbakat Indonesia asal Sulawesi Selatan.

Di partai final Ingatan Ilahi ditantang Aldom Sugoro Petinju syarat pengalaman  yang di semifinal pertama menang atas petinju Maluku.

Ketua Kontingen Riau Deni Ermanto  Iddehan mengapresiasi perjuangan Ingatan Ilahi menuju final perebutan medali emas 

"Ingatan Ilahi ke final, artinya Riau berpeluang mendapatkan  tambahan medali emas atau pun perak," katanya.

Dan hari ini, terang Deni, kontingen Riau mendapatkan tambahan dua medali perak dari cabang olahraga Angkat Berat.

Disisi lain, Sekretaris Pertina (Persatuan Tinju Indonesia) Provinsi Riau Hasbullah Yazul bersyukur dan mengucapkan selamat atas pencapaian Ingatan Ilahi yang merupakan salahsatu petinju pelatnas Indonesia asal Riau.

"Alhamdulillah, Ingatan bisa membuktikan bahwa ia masih yang terbaik di kelas 52 kg," kata Hasbullah.

Hasbullah berharap dipartai puncak yang akan digelar Rabu 13 Oktober nanti petinju kelahiran Lubuk Siam Kabupaten Kampar 12 Januari 1997 ini bisa berbuat yang terbaik buat diri dan keluarga dan daerahnya.

"Semoga Ingatan berhasil mewujudkan target emasnya," katanya.

Terpisah, pelatih Pertina Riau Darman Hutauruk mengaku optimis melihat perkembangan Ingatan Ilahi.

"Alhamdulillah, kita optimis medali emas  dan secara track record Ingatan pernah menang melawan Aldom saat seleknas bulan Juni 2021 lalu di Jakarta.Semoga Ingatan bisa mempersembahkan medali emas bagi dirinya, keluarga dan Riau tentunya. Mohon doa dari masyarakat Riau," ucapnya.

Senada Ingatan Ilahi mengaku optimis bisa memberikan yang terbaik pada kesempatan keduanya tampil di PON, setelah tahun PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat gagal tampil akibat terserang dbd.

"Insya Allah, Insya Allah.Saya hanya menjalani saja.Bagi saya tampil di final adalah hal luar biasa.Melawan Aldom butuh strategi dan kecerdasan. Mudah-mudahan dengan arah bang Darman selaku pelatih  dan  doa dari keluarga serta masyarakat Riau saya diberikan kekuatan untuk meraih prestasi terbaik di PON XX ini," tutupnya.

 

 



Baca Juga Topik #Sport+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+