Hindari Tindakan Kriminal, Ini Pesan Pj Walikota

Hindari Tindakan Kriminal, Ini Pesan Pj Walikota

PEKANBARU - Akhir-akhir ini tindakan kriminal kembali marak terjadi di Pekanbaru. Bahkan yang terbaru ada seorang guru yakni warga Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Riau dianiaya dan dibacok oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan SM Amin dekat bundaran Tugu Songket Kecamatan Payung Sekaki.

Terkait hal tersebut, Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat keluar rumah khususnya di malam hari.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati untuk keluar rumah terutama di jam malam," ujar Muflihun, Rabu (6/9/2023).

Ia mengatakan pihaknya memang sudah banyak mendapatkan laporan dari masyarakat dan juga dari media massa, banyak terjadi kriminal baik itu begal dan lain sebagainya.

"Ini jadi atensi dari forkopimda Pekanbaru, bagaimana kedepan bisa meminimalisir bahkan menghilangkan tindakan kriminal di Pekanbaru," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya seorang guru yang diketahui bernama Julpan (39) dianiaya hingga dibacok oleh sekelompok geng motor di Jalan SM Amin, tepatnya di Bundaran Tugu Songket Pekanbaru, Ahad (3/9/2023) dini hari.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, istri korban yang mengetahui kejadian tersebut juga telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Bery menceritakan, saat itu korban sedang berada di Jalan SM Amin, dekat Bundaran Tugu Songket, tiba-tiba datang gerombolan laki-laki yang menggunakan sepeda motor kurang lebih 15 orang menghampiri korban.

“Salah satu pelaku turun mengejar dan melakukan pembacokan ke arah pinggang korban yang menyebabkan korban terluka dan saat ini dirawat di RSI Ibnu Sina,” cakapnya.

Lanjutnya, untung barang-barang korban tidak ada yang hilang, hanya saja korban mengalami luka bacok di pinggang yang dilakukan oleh para pelaku.

“Diperkirakan mereka 15 orang diduga geng motor, saat ini para pelaku sedang kami cari,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Index