PEKANBARU - Pengurus Kerukunan Keluarga Sumatera Barat (KKSB) Provinsi Riau periode 2024-2029 dan pengurus Bundo KKSB Riau resmi dikukuhkan Senin (18/12/2024) malam.
Pengurus dilantik oleh Pj Gubernur Riau Rahman Hadi diwakili oleh Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur.
Acara pelantikan yang berlangsung di Balai Serindit, Pekanbaru, ini mengusung tema "Dima Bumi Dipijak, Disitu Langik Dijunjuang. Basamo Kito Bisa, Basatu Kito Gadang. Riau Bersatu, Riau Maju".
Asisten I Setda Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Riau. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar KKSB dapat berperan aktif mendukung pemerintah menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Ketua umum KKSB Riau terpilih, Datuak Nehri Mangkuto Ameh, menyebutkan bahwa Musyawarah Besar (Mubes) pertama KKSB seharusnya digelar pada 2021, namun tertunda akibat pandemi Covid-19.
“Pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan organisasi untuk lima tahun ke depan. Semoga KKSB bisa menjadi Rumah Gadang bagi warga Riau asal Sumatera Barat,” ujarnya.
Nehri juga menekankan bahwa KKSB bukanlah organisasi berbasis etnis, melainkan paguyuban kedaerahan yang menghimpun berbagai suku dan etnis asal Sumatera Barat di Riau, termasuk Minangkabau, Mentawai, Jawa, Batak, hingga Tionghoa.
Sebelumnya, Nehri terpilih kembali sebagai Ketua Umum KKSB Riau secara aklamasi dalam Mubes I KKSB yang digelar pada 8 September 2024 di Balai Serindit. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, mewakili PJ Gubernur Riau.
"Dengan kepengurusan baru ini, KKSB diharapkan semakin solid dalam mewujudkan visi Riau Bersatu, Riau Maju, serta menjadi wadah harmonisasi bagi masyarakat Riau keturunan Sumatera Barat," tukasnya.
