PEKANBARU - Sepuluh hari terakhir menuju Pilkada Serentak di Riau, tensi politik kian memanas. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Riau, memunculkan dinamika menarik dalam peta persaingan tiga pasangan calon.
Hasilnya, elektabilitas pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor Urut 1, Abdul Wahid-SF Hariyanto menunjukkan tren positif.
Sementara Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor 2, M Nasir-M Wardan (Nawaitu) tren hasil survei cenderung stagnan atau di angka 13,4 persen. Yang mana pada survei sebelumnya di angka 13 persen.
Sedangkan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor 3, Syamsuar-Mawardi M Saleh (Suwai) berada di angka 16,5 persen dan cenderung turun dari hasil survei bulan Oktober 2024 di angka 22 persen.
Terkait hal tersebut, Ketua DPD Gerindra Riau, yang juga merupakan anak dari M Nasir turut bereaksi. Ia mengaku menghormati kerja-kerja akademik seperti survei/riset politik.
"Saya percaya pada lembaga riset yang independen seperti yang dikeluarkan oleh The Republic Institute yang saya nilai lebih kredibel, yang menempatkan Nawaitu lebih unggul 35 persen, Bermarwah 31 persen dan Suwai 22 persen. Dari angka-angka elektabilitas itu bisa dijelaskan apa saja sebabnya, dilihat dari tren kenaikan, dukungan pilihan partai pengusung, kekuatan dukungan dari identitas sosial, pengaruh debat dan kampanye paling efektif adalah Nawaitu," kata Rahul.
Selain itu, survei LSI, menurut Rahul kelihatan tendensius dan pesanan, di mana ia menilai, pertama, ketika rilis menggunakan akun live milik relawan pasangan calon nomor 01, kedua, tidak mampu menjelaskan alasan-alasan terkait angka-angka elektabilitas tersebut.
"Rilis yang dilakukan tanggal 17 November setelah rilis lembaga lain yang telah muncul satu hari sebelumnya yakni tanggal 16 November yang mana pasangan 01 tercecer. Tampaknya rilis yang memenangkan 01 ini respon atas kepanikan karena pasangan 01 tercecer dan menggambarkan rilis LSI itu terburu-buru," ungkapnya.
