PEKANBARU - Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Rabu (27/11/2024) diperkirakan sekitar 59,42 persen. Meski masih tergolong rendah akan tetapi angka tersebut lebih tinggi dari dua pilkada Gubernur Riau sebelumnya.
Untuk diketahui Pilkada Gubernur Riau 2024 telah berlangsung pada Rabu lalu. Saat ini penghitungan suara dalam tahapan pleno di tingkat kecamatan bersamaan dengan penghitungan suara untuk pemilihan walikota dan wakil walikota atau bupati dan wakil bupati.
Meski pelaksanaan pemilihan berjalan sukses akan tetapi partisipasi masyarakat dalam memilih pemimpin di tempat pemungutan suara tahun ini tergolong rendah.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Alnofrizal, mengatakan berdasarkan data yang mereka miliki tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Gubernur Riau 2024 hanya sekitar 60 persen.
"Data yang masuk, masyarakat Riau yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2024 untuk pemilihan gubernur Riau kemarin ada sebanyak 2.868.275, sementara jumlah masyarakat yang memiliki hak pilih dan terdapat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada sebanyak 4.827.022. Artinya hanya sebanyak 59,42 persen tingkat partisipasi pemilih pada pilkada Gubernur Riau 2024," jelas Alnof.
Namun demikian jika dibandingkan dengan Pilkada Gubernur Riau sebelumnya tingkat partisipasi pemilih tahun ini sedikit meningkat. Untuk diketahui, tingkat partisipasi Pilkada Gubernur Riau tahun 2014 hanya 54 persen lalu pada 2018 naik menjadi 58 persen dan diperkirakan tahun ini naik tipis menjadi 59,42 persen.
"Untuk berapa angka pastinya kita harus menunggu hasil akhir yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Akan tetapi angka yang ada pada kita jumlah masyarakat yang memilih pada pilkada lalu ada sekitar 59,42 persen," tutup Alnof.
