PEKANBARU, celotehriau.com – Semarak HUT ke-69 Provinsi Riau diisi aksi nyata. Sebanyak 200 Aparatur Sipil Negara ASN Bappeda Riau menjalani Cek Kesehatan Gratis CKG di Aula Kantor Bappeda Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Senin 13/7/2026.
Layanan ini hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui UPT Puskesmas Senapelan dan UPT Puskesmas Garuda.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan, CKG bukan seremoni. Ini langkah preventif untuk mencegah penyakit sejak dini dan menekan beban biaya pengobatan.
"Pemeriksaan berkala adalah investasi kesehatan. Melalui CKG kami ingin masyarakat Riau, termasuk ASN, lebih sadar menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat," kata SF Hariyanto.
Menurutnya, program CKG menyasar semua kelompok usia mulai balita, usia sekolah, dewasa hingga lansia. Fokusnya pada deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.
Hingga triwulan I 2026, cakupan CKG di Riau sudah tembus 18,1%. Angka itu setara capaian sepanjang 2025.
"Ini baru triwulan pertama. Kami optimistis target nasional 46% di akhir 2026 bisa tercapai," tegasnya.
Senada, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi menyebut CKG di lingkungan OPD Pemprov adalah bagian dari strategi promotif dan preventif.
"Hari ini kami jemput bola. Tidak menunggu masyarakat ke Puskesmas. Tujuannya satu: meningkatkan kesadaran deteksi dini," ujarnya.
Ke depan, Pemko Pekanbaru akan memperluas CKG ke perguruan tinggi dan instansi lain. Targetnya: menekan angka penyakit tidak menular dengan mendeteksi risiko lebih awal.(***/CR8)
