PEKANBARU, celotehriau. com – PSPS Pekanbaru sukses menaklukkan PSMS Medan 2-1 pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Ahad 11/10/2026 sore. Kemenangan di depan 13.040 penonton itu mengantarkan Askar Bertuah ke puncak klasemen Grup A.
Kemenangan terasa istimewa. Dua pemain pengganti tampil sebagai pembeda. Dimas Wicaksono dan Hamzah Deva menjadi penentu lewat gol di babak kedua.
Dimas membawa PSPS unggul pada menit ke-48, sedangkan Hamzah Deva memastikan kemenangan pada menit ke-83. Satu-satunya gol balasan PSMS dicetak Javier Siverio pada menit ke-59.
Hasil ini mengantarkan PSPS ke puncak klasemen sementara Grup A dengan 12 poin, menggusur PSMS Medan dan PSIS Semarang.
Pelatih PSPS Pekanbaru Ahyar Ilyas mensyukuri kemenangan penting tersebut.
"Alhamdulillah, syukur atas kemenangan hari ini. Sejak awal sebelum pertandingan, kita sudah bicara dengan pemain bahwa laga ini sangat penting untuk bersaing di papan atas," ujar Ahyar.
Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu mengapresiasi kontribusi pemain pengganti yang kembali menentukan hasil.
"Lagi-lagi pemain pengganti mencetak gol. Saya pikir kita punya kedalaman skuad yang bagus. Pemain di luar dan di dalam sama saja. Tinggal kesempatan siapa yang main, dan mereka bisa memberikan jawaban yang baik," ungkapnya.
Pemain PSPS Aulia Ramadhan menyebut dukungan suporter menjadi motivasi tambahan. PSPS memang menargetkan puncak klasemen sebelum melawan PSMS.
"Kami tidak mau kalah dengan antusias suporter yang ramai sekali. Kami memang punya target sebelum melawan PSMS, yaitu mengambil peringkat satu," ungkap Aulia.
Aulia mengakui PSMS tim tangguh. Ia bersama Hamzah Deva dan Natanael Siringoringo memiliki motivasi lebih karena berasal dari Medan.
"PSMS tim bagus. Dengan 10 pemain saja mereka bisa bermain kolektif untuk mencetak gol. Terlebih saya, Hamzah Deva, dan Natanael punya motivasi lebih melawan tim kota kami," katanya.
Laga berlangsung tensi tinggi sejak awal. PSPS sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan, sementara PSMS datang dengan ambisi mencuri poin.
PSPS menurunkan Januarius Toa Meka sebagai penjaga gawang. Lini belakang diperkuat Luiz Henrique Santana, Matheus Henrique Machado, M. Ihsan, dan Asir Aziz. Pelatih Ahyar Ilyas mengandalkan Pramudya Dwi Trenady, Viery Donny, Jenico Rski, Aulia Ramadhan, serta Ilham Syafri Noer.
PSMS mengandalkan M. Natshir di bawah mistar. Kapten Angelo Rafael memimpin barisan yang diisi Bintang Arrahim, M. Haykal, Irfan Jauhari, Javier Siverio, Phillerson Natan Silva, M. Raihan, Pramoedya Putra, Rizdjar Nurviat, dan M. Farhan.
Drama terjadi pada menit ke-31. Rizdjar Nurviat diganjar kartu merah setelah melanggar Asir Aziz yang lolos dari jebakan offside. PSMS harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, PSPS tetap bekerja keras. Babak pertama berakhir 0-0.
Memasuki babak kedua, PSPS memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Dimas dan Hamzah membawa PSPS unggul 2-0. PSMS sempat memperkecil lewat Siverio menjadi 2-1, namun PSPS mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSPS untuk melanjutkan persaingan di Pegadaian Championship 2026/2027.
