Terkait Tuntutan SP HPI, Ini Jawaban Pimpinan PT Haleyora Powerindo Regional VI Riau -Kepri

Kamis, 20 Februari 2020 - 09:10:05 WIB Cetak

Pihak PT HP saat mediasi di Disnaker Transmigrasi Provinsi Riau, Rabu 19 Februari 2020 (celotehriau.com/yw)

CELOTEHRIAU.COM-- Plt Manajer  PT Haleyora Powerindo Regional VI Riau- Kepri Kisno menuturkan terkait perselisihan dengan Serikat Pekerja Haleyora Powerindo (SP HPI) Cabang Pekanbaru yang sampai tahap mediasi di Dinas Ketenaga kerjaan dan Transmigrasi Provinsi Riau merupakan mis komunikasi.

"Hanya miskom aja  mereka , dan tdk konsisten dg kesepakatan aja mereka.Biasa cari perhatian kalo ada  orang baru," kata Kisno melalui  Whatts App kepada redaksi celotehriau.com.

Bahkan terkait ketidakhadirannya pada mediasi ketiga, Rabu (19/2/2020) dan hanya mengutus Supervisor SDM PT Haleyora Powerindo Reg VI Riau Kepri Rizar Rezeddin, Kisno mengaku lagi rapat.

"Sy lg rapat , ngurusi perut mereka dan keluarga yg jadi tanggungannya , itu lebih penting , demi keberlangsungan hidup anak dan keluarga mereka," sebutnya.

"Biarlah mereka protes , anak dan keluarga mereka harus makan , itu lebih penting daripada melayani   mereka sdh sepakat , kembali wan prestasi."

Menurutnya dari 10 tuntutan Serikat Pekerja Haleyora Powerindo (SP HPI) Cabang Pekanbaru sudah tiga poin disepakati dan sisanya harus berkordinasi dengan pusat.

"Ada yg sdh, ada yg perlu kordinasi kantor pusat.Karena harus ada keputusan kantor pusat," sebutnya.

"Mereka ini hanya mau cari perhatian , hak hak tenaga sdh melebihi hak normatip. Tapi namanya orang nggak ada cukupnya."

Dia menambahkan bahwa menetapkan keputusan perlu pertimbangan."Ya kita juga harus memperhatikan kemampuan perusahaan , daripada kita bangkrut dan mati bersama demi keinginan segelintir orang," sebutnya.

"Semuanya butuh waktu dan sy bukan pemilik perusahaan yg tdk bisa serta merta lgs memutuskan."

Plt Manajer Haleyora Powerindo Regional VI Riau - Kepri mangaku lebih mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikan sejumlah perselisihan dengan pekerja.

"Sy mengedepan musyawarah mufakat , mereka anggota saya dan sy akan melindungi segenap anggota saya , sy ingin kita sepakat kedua belah pihak dg melihat beberapa sudut pandang , cari kerjaan susah sekarang , sy ingin perusahaan ini hidup terus di tengah krisis , dan  sy ingin mereka mengerti tentang itu," pintanya.

Kusno pun kembali menegaskan bahwa persoalan ini merupakan masalah lama yang selalu diungkit setiap ada pergantian pimpinan.

"Jadi masalah sp diatas , itu isu lama yg diungkit terus setiap ada ganti pimpinan.Kita akan usahakan musyawarah dulu di belakang , kalo sdh sepakat dan tdk ada yg wan prestasi baru ke disnaker ,laporan bersama," tegasnya.



Baca Juga Topik #riau+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+