PEKANBARU - Kapal Motor (KM) Jelatik mulai kembali beroperasi di Pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru. Dengan kembali beroperasinya KM Jelatik, para penumpang diwajibkan untuk tetap mematuhi prokotol kesehatan di fase new normal.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas III Pekanbaru, Marlen Manurung melalui Petugas Syahbandar Pelabuhan Sungai Duku, Fiktori.
Fiktori menjelaskan, mulai beroperasi ya KM Jelatik sekaligus menandakan kembali beraktivitasnya di Pelabuhan Sungai Duku pasca ditetapkannya pola hidup baru di Kota Pekanbaru.
"KM Jelatik tiba di Pekanbaru pada Selasa pagi pukul 06.30 WIB dari Selatpanjang membawa penumpang sebanyak 89 dewasa dan 10 anak-anak," ujar Fiktori.
Masih dikatakan Fiktori, seluruh kapal yang beroperasi di Pelabuhan Sungai Duku wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
" Kapal hanya bisa membawa 50 persen penumpang saja. Lebih kurang hanya boleh diisi 189 penumpang," kata Fiktori.
Fiktori menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pengawasan dan pengecekan rutin.
"Kita akan terus meningkatkan (pengecekan), memeriksa kapal dan memastikan protokol kesehatan diterapkan, baik datang maupun berangkat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Yuliarso membenarkan bahwa Pelabuhan Sungai Duku sudah beroperasi.
"Sesuai dengan Surat Ederan Kemenenterian Perhubungan (Kemenhub) nomor 11 Tahun 2020 yang ditanda tangani, pada Senin lalu (8/6/2020)," imbuh Yuliarso.
"Juknisnya dari Surat Edaran, seperti pemesanan tiket harus secara daring. Selain itu, juga syarat keberangkatan harus merujuk kepada aturan daerah zona terburuk baik asal dan tujuan," pungkasnya Yuliarso. (Advertorial)
