APILL Kerap Bermasalah, Masyarakat Perawang Khawatirkan Kecelakaan

Senin, 01 April 2019 - 16:27:04 WIB Cetak

APILL Kerap Bermasalah, Masyarakat Perawang Khawatirkan Kecelakaan

APILL Kerap Bermasalah, Masyarakat Perawang Khawatirkan Kecelakaan

PEKANBARU, CELOTEHRIAU.COM - Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) simpang tiga pasar km. 4 Perawang, Kabupaten Siak, kembali bermasalah. Ketiga APILL tidak berfungsi namun tetap terhenti di satu warna. Kerusakan ini terjadi sejak Minggu siang (31/03/2019). Namun, sudah tidak terhitung berapa kali APILL rusak dalam setahun belakangan. 

Sujoni, tukang ojek pangkalan yang setiap hari duduk di simpang tiga pasar mengatakan, APILL bermasalah seperti ini sudah sering terjadi. Bahkan pernah sampai berhari-hari tanpa penanganan. Sampai-sampai membuat orang berpikir APILL tetap rusak walau pun sudah diperbaiki. 

"Iya sering kali ini (rusak). Dulu waktu yang hijau ini aja, lama itu rusaknya," pungkasnya. 

Riski, seorang pengendara sepeda motor mengatakan tidak tahu kalau APILL dalam keadaan rusak. Namun karena setiap pengendara diwajibkan berhenti ketika lampu berwarna merah, maka ia tetap menunggu. 

Riski mengaku kesal dan takut terjadi kesemrawutan bahkan kecelakaan jika permasalahan ini terus dibiarkan. 

"Takutnya semua lampunya berwarna merah, semua orang nunggu, jadinya semrawut lalu lintasnya. Takut kecelakaan juga," paparnya. 

Eva, wanita yang sering melewati simpang tersebut menuju pasar mengatakan hal yang senada. Eva juga mengaku sudah sering mendapati APILL bermasalah seperti ini. Dan kecelakaan menjadi ketakutan utamanya. 

"Takut kecelakaanlah, Dek. Awak ragu-ragu rupanya orang udah duluan kan," ungkapnya saat diminta menepi karena tetap menunggu APILL berganti warna, Minggu (31/03/2019).

Sujoni juga mengatakan bahwa nomor telepon yang tertera di tiang APILL sering tidak bisa dihubungi. 

"Sering ditelpon mana ada diopeni. Katanya, 'iya-iya nanti disampaikan.' Ditelpon lagi lain yang jawab. Jadi ga ada gunanya (nomor telepon jika APILL bermasalah).

Saat akan dikonfirmasi dan sampai berita ini ditulis, nomor telepon yang tertera di tiang APILL tetap tidak dapat dihubungi. 

Masyarakat berharap agar kerusakan APILL segera ditangani. Mengingat APILL sebagai rambu utama pengatur lalu lintas.  

"Kalau penginnya kita sebagai pengguna jalan ya, selalu dikontrol (APILL) agar jalanan bisa normal. Satu lagi kalau punya nomor yang bisa dihubungi, kalau bisa nomor yang benar-benar aktiflah," ungkap Riski. (M. Ikhsan Yurin) 



Tulis Komentar +
Berita Terkait+