PEKANBARU - Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2024 di Kota Pekanbaru tahap I sudah berakhir pada Senin (29/7/2024) kemarin. Ada sekitar 45 persen lebih anak di Kota Pekanbaru yang sudah diimunisasi pada saat PIN Polio tahap I.
Saat ini, PIN Polio dilanjutkan dengan tahap sweeping. Petugas kesehatan akan melakukan sweeping terhadap anak-anak yang belum melakukan imunisasi saat PIN Polio.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, imunisasi polio terhadap anak masih berlanjut. Saat ini imunisasi polio yang dilakukan dinas kesehatan fokus pada sweeping.
"Ya, kita sweeping anak-anak yang belum vaksin dan anak-anak yang berhalangan atau sakit pada saat pelaksanaan PIN Polio tahap I," ujar Ingot, Selasa (30/7/2024).
Dikatakannya, pada tahap sweeping ini petugas akan fokus pada anak-anak yang belum imunisasi. Petugas menjemput bola ke rumah maupun ke sekolah langsung.
"Jadi ada yang langsung turun ke rumah, sekolah. Tapi kalau untuk Pos PIN sangat terbatas, karena saat ini hanya tersedia di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit," sebutnya.
Ia menyebut, untuk tahap sweeping ini akan berlangsung hingga 3 Agustus 2024 mendatang. Selama lima hari ini, petugas dari dinas kesehatan akan melakukan imunisasi secara mobile.
Saat ini kata Ingot, ada sekitar 67.205 anak yang sudah mendapat imunisasi polio. Total anak yang harus mendapat imunisasi polio di Kota Pekanbaru mencapai 145.754 anak.
Sementara itu, Plt Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru, dr Fira Septiyanti menambahkan, bahwa untuk imunisasi tahap I masih bergulir hingga lima hari ke depan. Orangtua bisa membawa anak-anaknya untuk mendapatkan munisasi polio di fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara untuk PIN Polio tahap II, kata Fira, akan berlangsung pada 6-12 Agustus 2024. Pihaknya mengajak masyarakat untuk membawa anaknya yang belum imunisasi ke Pos PIN Polio.
Fira juga mengimbau masyarakat agar tidak percaya informasi Hoax terkait PIN Polio. Ia mengajak masyarakat untuk memberi anaknya imunisasi sehingga terhindar dari polio.
