Paslon Diminta Jangan Libatkan ASN ke Politik Praktis

Paslon Diminta Jangan Libatkan ASN ke Politik Praktis

PEKANBARU - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, meminta penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dapat melaksanakan Pilkada dengan berkualitas. Begitu juga dengan pasangan calon agar tidak melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam politik.

Menurutnya, pemimpin yang berintegritas lahir dari penyelenggara Pemilu yang berintegritas. Ia menyebut, keterlibatan pemerintah dalam penyelenggaraan Pemilu ini hanyalah pendukung. Penyelenggara Pilkada yang telah ditetapkan berproses sebagaimana mestinya.

"Kami berharap segala kegiatan yang ada sesuai dengan ketentuan undang-undang yang ditetapkan. Kepada TNI Polri kami juga berharap agar menjaga kondusifitas tahapan Pilkada," ujar Risnandar, saat pengundian nomor urut pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, di Hotel Aryaduta, Senin (23/9/2024).

Dia berharap, dengan anggaran yang sudah disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, agar terselenggara Pilkada yang berkualitas, serta damai.

"Pemerintah hanya sebagai supporting, dan kami dari Pemko Pekanbaru siap mendampingi penyelenggaraan hingga pelantikan," ungkapnya.

Kemudian, dia juga berharap kepada pasangan calon agar tidak menarik atau mengajak para ASN untuk terlibat politik. Pemko juga akan tegas menindak ASN yang terlibat politik praktis.

Jauh-jauh hari dia juga sudah mengingatkan ASN tidak terlibat politik praktis. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada ini. Masyarakat diminta untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada 27 November mendatang.

Berita Lainnya

Index