PEKANBARU - Partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2024 di Kota Pekanbaru, hanya 46 persen. Dari 12 Kabupaten/Kota di Riau, Pekanbaru menjadi Kota dengan partisipasi pemilih paling rendah.
Dengan yang paling tinggi Kabupaten Kuantan Singingi dengan angka 76,76 persen, dibawah Kabupaten Kuansing, masing-masing Rokan Hulu 69,23 persen, Rokan Hilir 65,51 persen, Kampar 61,46 persen, Siak 61,31 persen, Kepulauan Meranti 60,81 persen, Bengkalis 60,42 persen.
Selanjutnya Dumai 59,52 persen, Indragiri Hulu 58,07 persen, Pelalawan 56,80 persen, Indragiri Hilir 55,90 persen, dan paling bawah ditempati Kota Pekanbaru dengan angka 46 persen.
Menanggapi hal tersebut, anggota KPU Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi mengatakan KPU sudah melaksanakan banyak tahapan sosialisasi, mulai dari sosialisasi dari PPK, sosialisasi di car free day, road show ke sekolah-sekolah untuk menyisir pemilih pemula, bekerja sama dengan Kesbangpol, memasang iklan sosialisasi di media online, media massa dan melakukan debat sebanyak dua kali.
Ia menjelaskan sosialisasi tersebut sebagai upaya KPU untuk menyebarkan informasi Pilkada kepada masyarakat agar partisipasi meningkat.
"Ternyata di akhir kita melihat partisipasi sangat rendah. Mungkin ada beberapa faktor secara asumsi saja seperti pertama faktor cuaca, kan cuaca waktu itu kita tahu hujan terus sampai pukul 10 pagi. Kemudian memang ada keluhan masyarakat itu TPS nya sangat jauh, tapi tidak bisa kita menyalahkan pihak KPU saja karena memang regulasi yang mengaturnya seperti itu," jelasnya.
Terkait faktor banyaknya masyarakat yang tidak mendapat undangan DPT, padahal ada undangan DPT online, ia menjelaskan kemungkinan seperti itu bisa jadi, karena memang presentase C pemberitahuan yang tersebar dikota pekanbaru itu 75 persen, ada 25 persen C pemberitahuan yang tidak tersebar.
"Mungkin itu juga menjadi salah satu faktor, tapi walaupun seperti itu artinya masyarakat tetap bisa datang ke TPS tanpa membawa C pemberitahuan dan hanya membawa KTP. Makanya perlu penelitian terkait faktor faktor penyebab rendahnya partisipasi Pilkada di Kota pekanbaru," pungkasnya.