KUANSING, celotehriau.com - Ketua DPC Partai Gerindra Kuantan Singingi (Kuansing) yang juga anggota DPRD Kuansing, Reky Fitro, melaksanakan reses di Desa Aur Duri, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing, Jumat (5/9/2025) siang.
Dalam reses tersebut, Reky Fitro tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat. Caranya lain dengan yang lain. Ia membekali warganya dengan keahlian. Ketua DPC Gerindra Kuansing ini juga mengadakan pelatihan pengolahan pupuk kompos berbahan dasar kotoran sapi dan kerbau.
Pelatihan yang menghadirkan Ketua Kelompok Penggerak Pertanian (KPP) Kebun Kita, Angga Albeni, ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan limbah ternak menjadi produk bernilai ekonomis, serta memperkuat praktik pertanian ramah lingkungan di tingkat desa.
Kegiatan reses dan pelatihan ini juga dihadiri oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Kuantan Mudik serta sejumlah pengurus Pemuda Tani Kabupaten Kuantan Singingi, yang ikut mendorong penguatan kapasitas petani lokal melalui pelatihan-pelatihan berbasis potensi desa.
Anggota DPRD Kuansing Reky Fitro yang juga Ketua Pemuda Tani Kuansing menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan dirinya selaku wakil rakyat terhadap sektor pertanian rakyat dan pemberdayaan desa.
“Kami ingin masa reses ini tidak hanya menjadi forum dengar pendapat, tetapi juga wadah untuk menghadirkan program nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Reky Fitro menutup kegiatan dengan menyatakan komitmennya untuk membawa semua aspirasi masyarakat dan hasil pelatihan ini ke dalam forum DPRD Kuansing.
"Kami siap memperjuangkan ini melalui program-program terkait yang tepat sasaran," tegas Ketua DPC Gerindra Kuansing.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPP Kebun Kita, Angga, menjelaskan, kotoran sapi dan kerbau yang selama ini dianggap limbah, katanya dapat menjadi sumber pupuk kompos yang kaya manfaat.
“Kotoran ternak bisa menjadi pupuk kompos berkualitas jika diolah dengan cara yang tepat. Ini juga menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” jelas Angga.
Salah seorang masyarakat di Desa Aur Duri, Tek Iyui, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran anggota DPRD di kampungnya dan memberikan pelatihan yang bermanfaat kepada konstituennya.
“Ya, kami sangat bersyukur ada dewan reses di kampuang kami. Bisa kami mengadu terkait pembangunan kampuang, ditambah ado pelatihan pembuat pupuk. Kami kini payah pupuak untuak ke ladang dan lain-lain. Selamo ini kotoran kerbau kami terbuang percuma. Kini bisa kami gunakan,” ucap Tek Iyui penuh semangat.