ROKANHILIR, celotehriau.com --Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Syafnurizal, SE membenarkan pihaknya telah membeli kendaraan dinas baru pada tahun ini untuk operasional kantor.
"Pengadaan mobil dinas itu bersumber dari Dana Dana Bagi Hasil (DBH) Rehabilitasi Hutan (RH) periode terakhir. Dan kalau tidak dibelanjakan uang tersebut kembali ke pusat," ujar Syafnurizal, Rabu, 15 Oktober 2025.
Mobil tersebut kata mantan Kasatpol PP itu, pendukung operasional kebencanaan karena armada yang dimiliki instansinya sangat sedikit. " Saya ambil kebijakan untuk membeli mobil," sebut Syafnurzial
Disampaikannya, anggaran tersebut tidak bisa dialihkan untuk kegiatan lain, sebab dana itu hanya bisa digunakan untuk pendukung operasional kebencanaan. "Karhutla kemaren kami sangat kewalahan,"ungkapnya
Lebih jauh Syafnurizal menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini hanya memiliki mobil isuzu DMax hibah pusat tahun 2017. Tapi, mobil tersebut saat ini mengalami rusak berat. Untuk memperbaikinya berkisar Rp 80 juta.
"Tahun depan saya mencoba minta bantuan ke BNPB pusat tentang mobilisasi kendaraan Roda 4 dan 2 serta peralatan lainnya, sekarang proposal lagi disiapkan, mudah - mudahan berhasil," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD, Dr. Basri, SKM, M.KL menegaskan bahwa pihaknya telah membatalkan pengadaan tersebut karena efisiensi anggaran dalam hal menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
"Rencana belanja modal kendaraan dinas jabatan telah ditiadakan di APBD Perubahan Tahun 2025 sebagai Konsekwensi dari Efisiensi Anggaran sesuai dengan intruksi presiden,"ujarnya Singkat.
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Burhanudin dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Andi Rahman memilih tidak merespon konfirmasi celotehriau.com yang dikonfirmasi via whatshapp pribadi. (***/CR10)