PHRI Riau Pastikan Pelayanan Maksimal Selama Libur Nataru

PHRI Riau Pastikan Pelayanan Maksimal Selama Libur Nataru

PEKANBARU - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau Nofrizal, memastikan seluruh pelaku usaha perhotelan dan restoran, khususnya di Kota Pekanbaru, akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia mengatakan, PHRI berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin berlibur maupun menikmati malam pergantian tahun di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, setiap kegiatan atau event yang digelar oleh pihak hotel maupun restoran akan diinformasikan sejak awal guna mengantisipasi potensi risiko yang tidak diinginkan.

“Kita akan maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang ingin berlibur dan menikmati malam tahun baru. Kalau ada teman-teman yang membuat event atau kegiatan, tentu akan diberitahukan secepat mungkin,” ujar Nofrizal, Jumat (19/12/2025).

Ia menegaskan, penyelenggaraan kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Jangan sampai kegiatan muncul secara tiba-tiba tanpa persiapan, karena hal tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

“Jangan sampai tiba-tiba membuat kegiatan. Resiko nya tentu harus kita lihat bersama, mana tahu ada hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Nofrizal juga menyoroti perlunya kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman atau kejadian tak terduga saat malam tahun baru, terutama terkait pesta-pesta yang berpotensi menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Pesta-pesta itu dampaknya besar. Bisa menimbulkan kecurigaan masyarakat, misalnya isu prostitusi atau hal-hal lain yang tidak kita harapkan. Itu yang kita antisipasi,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan agar pengelola dan pengunjung tetap mematuhi norma dan aturan yang berlaku, termasuk menghindari praktik menginap yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

“Hal-hal yang mencurigakan itu tidak kita sarankan. Apalagi menginap tanpa ada ikatan hubungan suami istri, serta dengan penggunaan aplikasi-aplikasi tertentu yang kemarin sempat ramai dan ribut, itu bisa menimbulkan masalah,” tambahnya.

Nofrizal mengajak masyarakat untuk memanfaatkan liburan akhir tahun dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Ia juga mengimbau agar euforia perayaan tetap mengedepankan empati, mengingat sejumlah daerah tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh tengah mengalami musibah.

“Gunakan liburan akhir tahun ini untuk hal-hal yang baik. Kalau ingin bersenang-senang, silakan, tapi gunakan dengan bijak. Tetangga kita sedang berduka, jadi jangan berlebihan, jangan diposting-posting dulu. Simpan saja dulu,” tuturnya.

Terkait imbauan agar masyarakat memilih berlibur ke tempat yang relatif aman dari bencana, Nofrizal menilai keputusan tersebut pada akhirnya berada di tangan masyarakat masing-masing.

“Saya kira itu sudah menjadi keputusan masyarakat. Tidak mungkin juga orang tua membiarkan anaknya pergi ke tempat yang berisiko,” katanya.

Ia menambahkan, Pekanbaru sendiri memiliki sejumlah destinasi yang layak menjadi pilihan untuk menghabiskan liburan akhir tahun.

“Pekanbaru sudah punya tempat destinasi yang baik. Mall nya lumayan mantap, harganya juga kompetitif. Jadi jangan khawatir untuk berlibur di Pekanbaru saja,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Index