LONDON - Duel sengit dua raksasa Liga Inggris antara Arsenal dan Liverpool berakhir antiklimaks. Di bawah guyuran hujan Emirates Stadium, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0.
Hasil ini membuat Arsenal gagal memanfaatkan momentum untuk memperlebar keunggulan mereka pada puncak klasemen menjadi 8 poin. Meski mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan, penyelesaian akhir yang buruk dan ketangguhan lini belakang Liverpool menjadi tembok penghalang bagi skuad asuhan Mikel Arteta.
Pada menit ke-16, Declan Rice mengirim umpan matang ke kotak penalti yang disambut Jurrien Timber, tetapi umpan tariknya gagal dikonversi menjadi gol. Tak lama berselang, Bukayo Saka sempat mengancam lewat aksi individu yang merepotkan lini tengah tim tamu, tetapi Alisson Becker tampil sigap mengawal gawangnya.
Liverpool hampir mencuri keunggulan pada menit ke-27 melalui skenario yang tidak terduga. Kesalahan komunikasi antara William Saliba dan David Raya membuat bola jatuh ke kaki Conor Bradley. Bek muda Liverpool tersebut melepaskan tembakan spekulasi, tetapi hanya membentur mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan meningkat. Pada menit ke-48, Liverpool menuntut penalti setelah Florian Wirtz dijatuhkan oleh Leandro Trossard di area terlarang. Namun, setelah tinjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dan laga tetap dilanjutkan.
Arsenal melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memecah kebuntuan, termasuk memasukkan Gabriel Jesus dan Viktor Gyökeres. Namun, justru Liverpool yang terlihat lebih berbahaya melalui skema serangan balik yang dipimpin oleh Jeremie Frimpong. Dominik Szoboszlai sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas pada menit ke-82, tetapi bola masih melambung tipis di atas gawang David Raya.
Menjelang akhir laga, Alisson Becker dipaksa bekerja keras setelah Gabriel Martinelli melepaskan tembakan melengkung pada menit ke-90+1. Kiper asal Brasil tersebut melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap imbang.
Pertandingan ditutup dengan ketegangan pada masa injury time. Gabriel Martinelli dan Ibrahima Konate sama-sama diganjar kartu kuning setelah terlibat insiden fisik yang dipicu oleh cederanya Conor Bradley. Konate terlihat melakukan dorongan kepada Gabriel Jesus dan Martinelli saat mencoba membela rekan setimnya.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Dengan hasil ini, Arsenal tetap berada pada puncak klasemen, tetapi persaingan menuju gelar juara dipastikan akan semakin sengit menjelang pekan-pekan krusial.