VAR Gagalkan Kemenangan Arsenal, Arteta Murka

VAR Gagalkan Kemenangan Arsenal, Arteta Murka

NOTTINGHAM - Arsenal baru saja membuang peluang emas untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Inggris setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Nottingham Forest.

Skor kacamata ini terasa sangat menyesakkan bagi tim London Utara tersebut. Pasalnya, sang rival terdekat, Manchester City, baru saja tersungkur di laga derbi. Alih-alih melesat jauh, keunggulan mereka kini justru terancam terpangkas.

Seharusnya, jika berhasil menang di kandang Forest, skuad asuhan Mikel Arteta bisa unggul sembilan poin bersih. Namun, masalah penyelesaian akhir kembali menghantui.

Ini adalah kedua kalinya dalam sembilan hari mereka gagal menyarangkan bola ke gawang lawan meski tampil sangat dominan. Situasi serupa juga terjadi saat mereka hanya mampu bermain imbang melawan Liverpool di saat City sedang tergelincir.

Ketegangan memuncak di babak kedua ketika para pemain Arsenal menuntut penalti karena bola terlihat mengenai lengan bek Forest, Ola Aina.

Namun, drama terjadi setelah wasit mengecek VAR. Keputusan pun menganulir potensi penalti tersebut karena bola dianggap mengenai bahu terlebih dahulu dalam posisi tangan yang natural.

Mikel Arteta benar-benar meradang melihat keputusan itu. Dalam konferensi pers, pelatih asal Spanyol ini tidak bisa menutupi kekecewaannya. 

"Penjelasan wasit tidak masuk akal. Bolanya jelas disapu dengan tangan, niatnya sangat jelas. Kalau bukan penalti yang nyata, saya tidak akan duduk di sini dan protes sekeras ini," tegas Arteta dengan nada frustrasi dikutip The Independent, Ahaf (18/1/2026). 

Meski masih memimpin klasemen dengan selisih tujuh poin, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Jarak ini bisa menyusut menjadi empat poin saja jika Aston Villa berhasil menang di laga berikutnya.

Kegagalan memanfaatkan peluang ini pun memicu trauma lama para pendukung, mengingat mereka pernah kehilangan keunggulan delapan poin pada April 2023 lalu hingga akhirnya gagal angkat trofi.

Arteta mengakui timnya membuang setidaknya empat peluang emas melalui Martinelli, Declan Rice, Mikel Merino, hingga Bukayo Saka.

Ia sangat kecewa karena lawan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, namun timnya tetap gagal membawa pulang tiga poin. Kini, tekanan besar kembali menyelimuti ruang ganti Arsenal untuk segera bangkit di pertandingan selanjutnya.

Berita Lainnya

Index