Gol Perdana Fullkrug Antar AC Milan Tekuk Lecce

Gol Perdana Fullkrug Antar AC Milan Tekuk Lecce

MILAN - AC Milan kembali mendekati puncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce di Stadion San Siro, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Niclas Füllkrug memastikan Rossoneri memangkas jarak menjadi tiga poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.

Penyerang asal Jerman yang dipinjam dari West Ham United itu menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-76. Füllkrug baru 3 menit berada di lapangan saat menyundul umpan silang akurat dari Alexis Saelemaekers untuk memecah kebuntuan.

AC Milan sejatinya mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Pada menit-menit awal, Saelemaekers hampir membuka keunggulan lewat sepakan melengkung yang hanya melebar tipis kemudian disusul peluang emas Matteo Gabbia yang menyundul bola pada atas mistar gawang dari umpan Adrien Rabiot.

Gol Milan sempat dianulir pada menit ke-9. Rafael Leão berhasil melewati kiper Lecce, Wladimiro Falcone, tetapi gol tersebut dibatalkan karena Leão lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Falcone tampil impresif pada babak kedua dengan menggagalkan sejumlah peluang Milan. Kiper Lecce itu melakukan penyelamatan penting untuk menahan tembakan Samuele Ricci dan Christian Pulisic sebelum akhirnya tak mampu membendung sundulan Füllkrug.

Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Milan atas Lecce. Rossoneri kini mencatatkan lima kemenangan beruntun di Serie A melawan Lecce untuk pertama kalinya sejak periode 1989-1993.

Secara statistik dominasi Milan sangat mencolok. Pasukan Massimiliano Allegri melepaskan 20 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 2,6, berbanding jauh dengan Lecce yang hanya mencatatkan tiga percobaan. Milan juga menguasai 68,6% penguasaan bola.

Gol kemenangan tersebut turut mencatatkan sejarah tersendiri. Füllkrug menjadi pemain Jerman ketiga yang mencetak gol untuk AC Milan di Serie A menyusul Oliver Bierhoff dan Christian Ziege.

Tak hanya itu, Milan kini tak terkalahkan dalam 20 pertandingan liga secara beruntun. Catatan tersebut terakhir kali mereka raih pada musim 1992-1993 di bawah asuhan Fabio Capello.

Berita Lainnya

Index