Rizieq Klaim Akan Pulang: Kembali Berjuang Bersama Umat

Senin, 26 Oktober 2020 - 10:15:26 WIB Cetak

CELOTEHRIAU--Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengklaim akan pulang dalam waktu dekat bersama keluarga. Kedatangannya kembali ke Tanah Air disebut-sebut untuk berjuang bersama umat Islam di Indonesia.
Berdasarkan video berdurasi 01.30 menit yang tersebar di laman Twitter, terlihat Rizieq sedang duduk di sofa sambil berbicara kepada belasan orang menggunakan mikrofon ihwal rencana kepulangannya tersebut.

"Di mana Insya Allah kalau tak ada halangan, saya dan sekeluarga akan kembali ke Tanah Air. Insyaallah dalam waktu dekat, saya kembali ke Indonesia ke Tanah Air dan kembali berjuang bersama umat Islam di kita punya negeri tercinta," kata Rizieq dalam video tersebut.

Rizieq menyatakan kepulangannya ke Indonesia sebagai wujud cinta terhadap Tanah Air. Indonesia, kata Rizieq, kini sedang dalam kondisi yang memprihatinkan.

Rizieq mengatakan kondisi tersebut membutuhkan kepedulian dari segenap elemen bangsa, seperti para habib, ulama hingga aktivis untuk membawa Indonesia keluar dari keterpurukan saat ini.

"Supaya kita bergandeng tangan, bahu membahu, menyelamatkan kita punya negeri dari keterpurukan," kata dia.


Saat dikonfirmasi terkait video tersebut, Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Sugito Atmo Prawiro membenarkannya. Ia menyatakan video tersebut direkam baru-baru ini."Benar [diambil baru-baru ini]," kata Sugito.

Sugito mengklaim sudah mendapatkan konfirmasi dari beberapa pihak di Arab Saudi bahwa pelbagai syarat administratif untuk bisa membawa Rizieq kembali ke Tanah Air sudah beres. Meski demikian, ia tak mengetahui kapan waktu persisnya Rizieq akan kembali pulang ke Tanah Air.

"Karena sudah clean and clear. Jadi nanti liat keadaan. Tapi ada rencana untuk pulang. Dalam waktu dekat lah," kata dia.

Diketahui, kabar kepulangan Rizieq ke Indonesia pertama kali digaungkan oleh seorang orator demo 1310 menolak Omnibus Law Cipta Kerja di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10) lalu. Hal itu turut dikonfirmasi oleh Juru Bicara FPI Slamet Maarif.


Meski demikian, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengungkapkan bahwa Rizieq belum bisa keluar dari negara itu. Otoritas Saudi, kata Agus, menyatakan bahwa sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi menunjukkan Rizieq belum bisa keluar dari sana.

"Jadi kalo WNA (Warga Negara Asing) di Saudi masih blink merah (artinya) belum bisa keluar," kata Agus.

Rizieq sendiri sudah meninggalkan Indonesia ke Arab Saudi sejak polisi menyelidiki kasus dugaan pornografi pada 2017.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+