Serbia dan Montenegro Saling Usir Duta Besar

Senin, 30 November 2020 - 07:34:01 WIB Cetak

CELOTEHRIAU--Hubungan Montenegro dan Serbia semakin memburuk. Bahkan, kedua negara tersebut saling mengusir duta besar.

Mengutip Associated Press, pemerintah Montenegro menyatakan status Duta Besar Serbia untuk Montenegro Vladimir Bozovic persona non grata pada Sabtu, (28/11). Secara harfiah, artinya adalah seseorang yang tidak diinginkan di dalam suatu negara.

Kementerian Luar Negeri Montenegro mengatakan alasan pemberian status non grata kepada Duta Besar Serbia karena terlalu campur tangan dalam kurun waktu lama dan terus menerus dalam urusan dalam negeri Montenegro.

Bahkan, mereka meminta Bozovic untuk meninggalkan negara Balkan tersebut.


Kementerian Luar Negeri Montenegro menegaskan bahwa Bozovic secara terang-terangan tidak menghormati negaranya. Sebab, Bozovic menggambarkan keputusan pada 1918 silam untuk bergabung dengan kerajaan yang didominasi Serbia sebagai tindakan pembebasan dan keinginan bebas oleh rakyat Montenegro.

Namun, Parlemen Montenegro menyatakan keputusan berusia seabad itu telah batal pada 2018 lalu lantaran telah mencabut kedaulatan Montenegro.

Keputusan Montenegro mengusir Bozovic itu dibalas Pemerintah Serbia. Pada Sabtu malam, Kementerian Luar Negeri Serbia mengatakan mereka menanggapi putusan itu dengan cara timbal balik.

Mereka meminta Duta Besar Montenegro untuk Serbia Tarzan Milosevic untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 72 jam.

Insiden diplomatik itu menambah ketegangan hubungan antara kedua negara Balkan tersebut. Montenegro sendiri masih terpecah belah antara kubu yang dekat dengan sekutu tradisional Slavia, Serbia, dan Rusia dengan kelompok yang memandang Montenegro sebagai negara merdeka dan bersekutu dengan Barat.

Partai Sosialis pro-Barat yang telah lama berkuasa baru saja dikalahkan dalam pemilihan pada Agustus lalu, oleh koalisi pro-Serbia. Pemerintahan kubu pro Serbia ini akan dipilih selama sesi parlemen minggu depan.

Pihak berwenang menuduh Serbia membantu kekuatan politik pro-Serbia di Montenegro. Tujuannya, untuk menempatkan sekutu dalam kekuasaan pemerintah Montenegro hingga akhirnya mendapatkan kembali pengaruh.

 



Baca Juga Topik #internasional+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+