Jelang Liga 2 Askot PSSI Pekanbaru, Pekanbaru City FC Gelar Rangkaian Ujicoba

Selasa, 29 Juni 2021 - 11:43:20 WIB Cetak

CELOTEHRIAU--Menjelang digulirkannya Liga 2 Askot PSSI Pekanbaru 2021, tim debutan Pekanbaru City FC melakukan sejumlah persiapan.

Salahsatunya dengan cara menggelar sejumlah ujicoba dengan klub-klub Pekanbaru dan luar Pekanbaru. Yakni, NIPSS U 18 dari Tembilahan, Luxury FC, Hulu Kuantan FC dan Tiga Naga FC.

Ya, bagi Pekanbaru City FC yang merupakan para pemain jebolan Pekanbaru City Soccer School ( PCSS)  dan berhomebase di Lapangan Baterai Artileri (Batrai) A Panam, rangkaian pertandingan ujicoba ini sebagai salahsatu cara melihat kelebihan dan kekurang tim sebelum terjun ke ajang Liga 2 Askot PSSI Pekanbaru.

Pelatih Kepala Pekanbaru City FC Miskardi menuturkan bahwa rangkaian ujicoba bagi tim berjuluk " The Black Yellow" adalah sebagai langkah membangun tim agar bisa bersaing di kompetisi Liga 2 Askot PSSI Pekanbaru yang bakal bergulir

Pria yang saat ini menjadi asisten pelatih PSPS Riau ini menuturkan  secara tim para pemain sudah hampir 80 persen mengaplikasikan hasil  latihan selama ini sesuai game model dan strategi yang diusung tim kuning -hitam.

Sebagaimana diketahui para pemain muda Pekanbaru City FC hampir 80 persen diisi pemain-pemain muda jebolan Pekanbaru City Soccer School (PCSS) yang berdiri sejak 7 tahun lalu.

Sebagai tempat belajarnya para pemain usia muda di Kota Pekanbaru, PCSS yang  memiliki tagline " Disini mimpi Bermula" ingin mengembangkan dan memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk terus berkembang, baik secara individu maupun tim.

Ini adalah tahun pertama, anak-anak PCSS berlaga di kompetisi Liga 2 Askot PSSI Pekanbaru.Langkah ini sebagai bentuk komitmen kepeduliaj terhadap perkembangan pemain-pemain yang memang memiliki talenta.

Secara reguler, sejak 2014 PCSS selalu turun disetiap kompetisi mulai U-10, U-12,U14 dan.U-16.

Dan tahun ini usai mengikuti turnamen Pra Askot PSSI U 18, para pemain PCSS  kelahiran 2000-2004.

Untuk menjadi perhatian bersama dan harus diingat orientasi juara dan pemain bintang tidak berlaku untuk pembinaan usia muda karena usia muda merupakan masa transfer pengetahuan dan pembentukan karakter.

 



Baca Juga Topik #sepakbola+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+