Maksimumkan Pelayanan Hemodialisis di Kabupaten Bengkalis, RSUD Mandau Tambah Kapasitas Unit

Rabu, 21 Oktober 2020 Cetak

BENGKALIS - Jumlah penderita gagal ginjal terus meningkat di Indonesia, termasuk di daerah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Ini membuat rumah sakit di seluruh Indonesia mesti berbenah untuk melengkapi fasilitasnya, demi memenuhi dan memaksimumkan pelayanan. 

Sejalan dengan itu, salah satu langkah dan upaya yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dengan menambah kapasitas 4 mesin Hemodialisis, mesin cuci darah baru bagi pasien penderita gagal ginjal. 

Penambahan layanan mesin cuci darah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat belakangan ini, kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han, yang diteruskan Kasi Humas RSUD Kecamatan Mandau, dr. Rangga Moendanoe kepada celotehriau.com pada Senin (19/10/2020).

Saat ini ujar dr. Rangga Moendanoe, penderita gagal ginjal tidak sekedar menjalani perawatan dengan mengkonsumsi obat-obatan, tapi perlu untuk melakukan terapi Hemodialisis. 

"Biasanya, penderita gagal ginjal kronik yang melakukan cuci darah ini telah mencapai stadium 5. Penyakit tersebut disebabkan oleh penderita diabetes sebanyak 50 persen, hipertensi 30 persen dan 20 persen dari penderita batu ginjal dan lainnya. Tindakan hemodialisis ini dilakukan dua hingga tiga kali seminggu selama seumur hidup atau hingga penderita mendapat transplantasi Ginjal," jelasnya.

 

Diceritakan dr Rangga Moendanoe, untuk  mendapatkan transplantasi Ginjal sangat sulit. Hemodialisis menjadi pengobatan utama yang sangat dibutuhkan oleh pasien Gagal Ginjal. Menyikapi hal itu, RSUD Kecamatan Mandau terus berupaya meningkatkan Kapasitas Unit Hemodialisisnya, dalam bulan ini Unit Hemodialisis sudah dilakukan penambahan 4 Unit Bed dan Mesin Hemodialisis.

"Unit Hemodialisis yang di Pimpin oleh Dr. Evi Erita, Sp.PD dan Dr. Benny Andica Surya, Sp.PD ini beroperasi setiap hari kerja, dari Senin hingga Sabtu tempatnya di Lantai V RSUD Kecamatan Mandau."

Dengan adanya penambahan 4 Unit Mesin Hemodialisis ini, total Unit Hemodialisis RSUD Kecamatan Mandau sudah punya kapasitas 8 tempat tidur, beber dr. Rangga.Tingkatkan

 Pelayanan Medis

Setelah menambah kapasitas unit mesin Hemodialisis, dari 4 unit mesin sebelumnya menjadi 8 unit mesin Hemodialisis untuk memaksimumkan pelayanan kepasa pasien Gagal Ginjal. 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau yang dipimpin Drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han, terus meningkatkan pelayanan medis, demi memenuhi kebutuhan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya Kecamatan Mandau dan sekitarnya.

"Peningkatan pelayanan medis sudah mulai 2 Bulan terakhir ini, dan sudah membuka pelayanan "Poliklinik Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikitari) serta Spesialis Orthopedi dan Traumatologi".

Hal ini sejalan dengan dengan Visi dan Misi RSUD Kecamatan Mandau, "Menjadi Rumah Sakit Andalan dan Pusat Rujukan Spesialistik" di Kabupaten Bengkalis, kata dr. Rangga Moendanoe kepada media celoteh Riau.com

Untuk Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Praktek oleh Dr. Eko Setiawan, Sp.OT, buka dari Senin, Rabu dan Jumat, pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dan khusus hari Jumat buka hingga pukul 10.30 WIB.

Jika anda atau keluarga mengalami gangguan sistem muskuloskeletal meliputi,

• Mengalami nyeri otot, sendi, atau tulang yang menetap dan tidak membaik setelah beberapa hari.

• Gangguan pada tulang, antara lain Patah Tulang, infeksi, osteoporosis, tumor, dan kelainan bentuk tulang.

• Gangguan pada persendian seperti pembengkakan sendi, otot, atau jaringan lunak yang disertai nyeri, dan panas ketika disentuh.

• Mengalami cedera fisik yang menimbulkan nyeri, kesulitan bergerak, atau luka terbuka disertai patah tulang.

• Kaku otot, sendi, atau tulang.

• Perubahan bentuk sendi dan tulang yang mengakibatkan kesulitan beraktivitas sehari-hari.

• Jepitan saraf baik pada tulang belakang atau tempat lainnya seperti pergelangan tangan/carpal tunnel syndrome.