Dukung Penerapan PSBB dan Welcome New Normal, Ini Harapan Mantan Wapresma BEM Unri

Dukung Penerapan PSBB dan Welcome  New Normal, Ini Harapan Mantan Wapresma BEM Unri
Dedy Prianto

CELOTEH RIAU.COM---Mantan Wakil Presiden BEM Universitas Riau  Dedy Prianto mendukung kebijakan pemerintah untuk menerapkan New Normal di tengah wabah pandemi. 

Karena setalah Kota Pekanbaru melalui 3 kali tahapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara signifikan sudah empat hari berturut-turut tidak terjadi penambahan pasien positif Covid-19.

Sebagaimana diketahui sesuai keterangan pers juru bicara  tim gugus tugas pencegahan covid Riau, dr Indra Yovi pada Kamis 28 Mei 2020 lalu,  total kasus positif di Provinsi Riau berjumlah, 111 orang.  Rinciannya, 25 orang masih dirawat dan 80 orang dipulangkan dan yang  meninggal berjumlah enam orang.

Sementara itu, kasus pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 1.318,  saat ini yang dirawat 96 pasien dan  PDP yang dipulangkan, sebanyak 1.072 orang dan yang meninggal 150 orang.

"Saya mendukung penerapan new normal setelah penerapan tiga tahapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar ) yang bertujuan memutus rantai penularan virus corona yang semakin tajam peningkatannya dan empat hari terakhir ini nihil penambahan," kata Dedy.

Namun demikian, kata Dedi,  masih banyak hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru khususnya.

Menurut Dedi hal yang harus menjadi evaluasi adalah  penyaluran bantuan ke masyarakat yang perlu di kontrol secara detail.Karena sejauh ini pelaksanaan tiga kali tahapan  PSBB memang belum berjalan optimal terutama di bagian pendataan penerima bantuan dan penyalurannya.

Kedua mendata  harus secara update lagi terutama terkait warga yang memang layak menerima bantuan." Untuk  itu lebih di tekankan pemerintah harus menjalankan fungsi untuk melakukan kontroling," sebutnya.

Jadi kata Dedi, meski sejauh ini pelaksanaan PSBB kemarin banyak menuai Pro dan Kontra namun secara pribadi dirinya  sepakat PSBB adalah demi memutus mata rantai penularan Covid 19."Namun  segala aspek pelaksanaan PSBB menuju new normal harus disiapkan secara matang," jelasnya 
.
Wakil Presiden BEM Unri ini berharap dengan PSBB menuju new normal adalah bagaimana ekonomi masyarakat bisa kembali berputar dan bergerak ditengah pandemi.

Sebagaimana diketahui, bukan hanya dunia pendidikan akan tetapi ruang gerak usaha juga  dibatasi.

"Sekarang saja perekonomian terjun bebas. Harapan kita dengan penerapan New Normal dan tetap 
mematuhi protokol kesehatan, ekonomi bisa bergerak dan kehidupan kita semakin membaik.Semoga," tutupnya.

#riau

Index

Berita Lainnya

Index