Lima Orang Nelayan Jaring Karam Selamat di Perairan Rohil 

Selasa, 28 Juli 2020 - 12:29:59 WIB Cetak

CELOTEH RIAU -Lima nelayan warga jalan nelayan ikut karam bersama  kapal penangkap ikan diperairan laut Bagan Siapi-api, Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Selasa (28/07/2020).

Kapal nelayan jenis boat yang karam ini diperkirakan berukuran enam gross tonnage (06-GT) dengan alat tangkap jaring.

Kapal karam  diduga disebabkan oleh bubu tiang yang patah.Kapal diduga  tidak memiliki izin alat tangkap statis atau tiang bubu yang terpancang di perairan Rohil, sehingga mengakibat kecelakaan karam melanggar bubu tersebut.

Hasan basri, yang menakhodai boat jaring tersebut menyampaikan kronologis kejadian kepada awak media,  sebelum kapal yang dinahkodainya karam ia hendak menuju Kuala Bagan untuk arah pulang.Ketika melewati bubu tiang sebelas, di duga didasar bawahnya ada bubu patah yang tidak kelihatan  dengan spontan boat tersebut oleng sehingga karam.

"Kejadian ini terjadi pada senin (27/07/2020) sekira (04:30) WIB," kata Hasan.

Ia pun kata Hasan langsung menghubungi Junaidi selaku pemilik kapal.

Tak berselang lama, sambungnya, sekira pukul 07:55 WIB tim SAR gabungan tiba dilokasi kejadian dimana kapal sedang tetapaung untuk menyelamatkan dirinya dan angotanya Aldi, Simon, Fredi dan Riki.

Terkait kejadian ini  Kepala Unit Pelayanan Teknis Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT PSKP III) Hermanto SPi mengakui belum mengetahui kronologisnya.

"Kami selaku Kepala UPT PSKP III yang berada di wilayah Rohil dan Dumai, sekarang berkantor cabang di jalan Pelabuhan Baru Bagan Siapiapiapi Rokan Hilir akan segera turun ke TKP dan menelusuri siapa pemilik bubu tiang tersebut dan siapa korbannya," katanya.

"Nanti kita akan lakukan pendekatan,  kalau memang karam tersebut atas dasar bubu tiang ini kita akan minta pertanggung jawaban pengusaha bubu tiang itu. Kita  juga minta bantuan mereka untuk membantu kerugian dari pihak korban, dari pihak Pemerintah.Dan kita juga akan koordinasi dengan atasan kita," tutupnya.



Baca Juga Topik #riau+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+