Korban SJ182 Disambut Isak Tangis, Jenazah PW Dikebumikan di TPU Limbungan

Ahad, 17 Januari 2021 - 19:22:44 WIB Cetak

Anggota DPRD Kota dari fraksi Demokrat Aidil Amri ikut mengusung peti jenazah PW korban SJ182 ke tempat pemakaman akhirnya di TPU Limbungan. (FB)

CELOTEH RIAU----Jasad Putri Wahyuni (25) korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Pekanbaru dapat dikenali. Pihak keluarga memutuskan memakamkan kerabatnya itu di Pekanbaru. 

Setelah tiba di rumah duka, Ahad (17/1/2021)  dan melalui prosesi penyambutan, jenazahnya langsung dimakamkan TPU Limbungan. 

Kedatangan jenazah korban, tiba di rumah duka sekitar pukul 12.00 WIB, Jalan Sembilang, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Begitu tiba, tampak para kerabat telah menunggu dengan suasana haru. Beberapa para tetangga juga berdatangan mengucapkan tanda belasungkawa. Termasuk Anggota DPRD Kota Aidil Amri juga tampak dalam penyambutan jenazah itu.Bahkan anggota legislatif Kota ini juga turut serta mengotong peti jenazah 

Jenazah almarhum tiba di rumah duka, dengan dibawa mobil ambulance RS Bhayangkara Polda Riau. 

Didepan rumah, Arizal Efendi, ayah korban, telah menunggu. Dia digandeng kerabatnya. 

Dibantu warga, petugas langsung membawa jenazah korban yang dikemas didalam peti. 

Saat akan dibawa ke pemakaman. Jasad korban, terlebih dahulu dibawa ke halaman rumah. 

Pihak keluarga pun menyampaikan maaf. Jika semasa hidupnya, almarhum pernah berbuat salah.

Kemudian, jika almarhum pernah memiliki hutang piutang, keluarga meminta agar menghubungi pihak keluarga.

''Jika selama hidupnya, almarhumah pernah berbuat salah. Kami mohon maaf. Begitu juga jika almarhumah pernah mempunyai hutang piutang agar dapat menghubungi pihak keluarga,'' katanya perwakilan keluarga. 

Mendengar perkataan pihak keluarga, para tamu dan kerabat menyatakan, ''Tidak ada''.

Setelah Salat Zuhur dan solat jenazah di masjid terdekat. Selanjutnya, jenazah korban dikebumikan di TPU Limbungan dan sampai pukul 13.00 WIB.

Menurut keterangan abang pertama korban Aulia Rizki mengatakan, berterimakasih atas tanggung jawab yang dilakukan pihak Sriwijaya Air.

Pihaknya, katanya menunggu, pertanggungjawaban pihak maskapai selanjutnya.

Pihaknya, kata Aulia, begitu merasakan kehilangan adik bungsunya. Perempuan yang paling dicintai dikeluarganya.

''Kami sangat merasa kehilangan almarhum. Kami sangat mencintai dia,'' ungkap Aulia.

Sedangkan, untuk proses pemakaman suaminya almarhum. Kata Aulia dilakukan di kampung halamannya, Pontianak.

 



Baca Juga Topik #serba serbi+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+