Dispusip Menggelar Lomba Bercerita untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Masyarakat

Dispusip Menggelar Lomba Bercerita untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Masyarakat

PEKANBARU – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si mengungkapkan lomba bercerita menjadi salah satu langkah penting dalam mengajarkan anak-anak untuk mencari sumber informasi yang terpercaya. Dalam lomba tersebut, peserta diberikan kebebasan untuk mengumpulkan bahan dan materi sesuai dengan tema yang ditentukan, Senin (19/2/2024).

“Melalui proses ini, anak-anak diajarkan untuk memeriksa fakta, mencari referensi tambahan, dan membandingkan informasi dari berbagai sumber. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu mereka menjadi konsumen informasi yang kritis. Sebuah keterampilan yang sangat penting dalam era informasi saat ini,” ungkap Erna usai acara Lomba Cerita dalam rangka Gema Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di Jalan Cut Nyak Dien.

Dengan membangun kebiasan literasi informasi yang baik, lanjut Erna, anak-anak dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menyaring dan menggunakan informasi yang mereka temui, baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.

“Keinginan kami dari tema ini dapat mendorong anak-anak untuk membaca buku, mengunjungi perpustakaan, dan mendiskusikan apa yang mereka pelajari. Dengan bantuan orang tua dan pendidik, mereka jadi bisa belajar bagaimana membedakan sumber informasi yang terpercaya, memverifikasi fakta dan kemudian menggunakan informasi tersebut dengan bijak,” terangnya.

Lomba yang diikuti oleh 36 peserta tidak hanya bersaing untuk meraih penghargaan, tetapi juga untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan baru tentang dunia bercerita dan literasi informas

“Dengan adanya kompetisi semacam ini, diharapkan akan tumbuh generasi yang lebih terampil dalam memilah dan menggunakan informasi dengan bijaksana,” tambahnya.

Sementara itu, Elmi, yang merupakan orangtua dari Fildan, mengungkapkan pentingnya memberikan bekal kepada anaknya mengenai pemahaman tentang Isra Mi’raj. Dalam pandangannya, lebih dari sekadar memenangkan perlombaan, yang terpenting adalah anak memiliki keberanian untuk tampil di depan publik dan semangat yang tinggi.

“Tidak hanya tentang meraih kemenangan, tetapi lebih pada pembentukan karakter dan keberanian anak-anak untuk tampil di hadapan publik dengan semangat yang membara. Pastinya kami berharap kegiatan seperti ini akan selalu ada,” tutupnya.

Berita Lainnya

Index