Sambut Hari Kemenangan 1 Syawal 1441 H dengan Rasa Syukur Ditengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 23 Mei 2020 - 07:31:32 WIB Cetak

PANDEMI coronavirus disease (covid-19) yang menghantam Indonesia telah merubah rutinitas semua orang mengarungi bahtera kehidupannya.

Termasuk masyarakat di Provinsi Riau, khususnya Pekanbaru.Virus yang menyerang hampir diseluruh penjuru dunia ini membuat sejumlah aktifitas harus dihentikan. Sektor pendidikan, olahraga, ekonomi, pariwisata, ritual keagamaan dan lainnya terganggu.

Apalagi sejak 17 April 2020, Kota Pekanbaru menerapkan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) semua aktifitas semakin terbatas. 

Tak pernah terbayangkan oleh semua orang di Kota Bertuah ini, harus menjalankan ibadah puasa tahun ini berdampingan dengan Coronavirus disease (covid-19).

Dimana tak ada terdengar ceramah -ceramah di masjid menjelang salat tarawih, tak terdengar suara orang mengaji /tadarus di masjid, tak ada kuliah subuh setelah salat fardhu, bahkan salat idul Fitri yang setiap tahun  dilaksanakan di lapangan terbuka ditiadakan.Semuanya harus dilakukan dirumah sesuai anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Banyak istilah-istilah baru yang diketahui, semenjak ada pandemi ini seperti ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) , lockdown, Stay at Home, Work From Home (WFH) dan masih banyak lagi. 

Namun dari situasi getir  itu ada hikmah dan pelajaran berharga pada  bulan suci Ramadan 1441 Hijriah/ 2020 Masehi ditengah pandemi Corona.

Semua harus tetap disyukuri, ada hikmah dan pelajaran berharga pada bulan  ramadan dan bulan Syawal tahun ini ditengah pandemi wabah Corona 

Ya, gegara corona ini tatanan hidup berubah. Semua kegiatan yang dilakukan sangat kontras dari biasanya.Semua harus dilakukan di rumah. Sekolah dan perkuliahan harus dilakukan secara virtual atau online.

Bagi sebagian masyarakat yang memiliki penghasilan menengah keatas saran untuk #dirumahaja menjadi hal yang mudah. Tetapi tidak bagi masyarakat masyarakat kebanyakan yang memiliki penghasilan menengah ke bawah dan mengharapkan uang dari pekerjaan setiap hari bakal, ambyar.Mengais hari ini untuk makan besok.

Masalah perut sejengkal, membuat mereka nekad dan memberanikan diri keluar rumah hanya cuma pertolongan Allah SWT, yang dapat melindungi dirinya.Setiap hari otak berputar  kapan virus corona akan berakhir dan beraktifitas seperti sedia kala.

Akhir dari semua itu mari kita pasrahkan kepada pemilik dunia Allah SWT dan sambut hari kemenangan nan suci,  1 Syawal 1441 H /2020 ini dengan rasa syukur karena, dibalik 
kesulitan pasti ada kemudahan, karena sesungguhnya di dalam setiap kesempitan yang dialami seseorang pasti ada kesempatan yang lapang, dan selalu ada jalan keluar dalam setiap kesulitan dan permasalahan yang ada.Seperti termaktub di Al-Qur'an Surah Al Insyiroh (1-8)."Jadi mari  berdoa dan hanya berharap kepada pertolongan Allah.

Ikhtiarnya,  selalu patuhi  protokol kesehatan  pemerintah untuk tetap #dirumahaja, jaga kebersihan diri dengan cara rajin mencuci tangan dengan sabun. Hindari kerumunan dan tetap jaga diri kita.Rajin berolahraga dan  Jangan Mudik.

#Karena MENOLAK Cinta tak semudah Menolak CORONA.#Allahu Akbar!  Allahu Akbar! Allahu  Akbar! Laa ilaha Illallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilhamd.#

#Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. 
#Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir& Bathin.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+